TY - THES KW - Kredit Investasi Hijau KW - NPL KW - LDR KW - DPK KW - Inflasi KW - ECM KW - Green Investment Credit (GIC) KW - Non-Performing Loans (NPL) KW - Loan to Deposit Ratio (LDR) KW - Third-Party Funds (TPF) KW - Inflation KW - Error Correction Model (ECM). Y1 - 2026/05/21/ ID - universitasamikomyogyakarta32687 UR - https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32687/ PB - Universitas AMIKOM Yogyakarta A1 - Ramadhini, Alya Putri AV - restricted M1 - bachelor TI - DETERMINAN KREDIT INVESTASI HIJAU PADA BANK UMUM KONVENSIONAL INDONESIA N2 - Perkembangan keuangan berkelanjutan di Indonesia mendorong peningkatan penyaluran Kredit Investasi Hijau (KIH), namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai tantangan. Faktor internal perbankan seperti NonPerforming Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta faktor makroekonomi seperti inflasi diduga memengaruhi fluktuasi penyaluran KIH. Kondisi ini menunjukkan bahwa belum optimalnya penyaluran kredit hijau dapat berdampak pada lambatnya transisi menuju pembiayaan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series kuartalan periode 2015?2024. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) yang mencakup uji stasioneritas, uji kointegrasi, estimasi jangka pendek dan jangka panjang, serta uji asumsi klasik. Data penelitian diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS), dengan pengolahan data menggunakan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang NPL, LDR, dan DPK berpengaruh signifikan terhadap KIH, sedangkan inflasi tidak signifikan. Dalam jangka pendek, LDR dan DPK berpengaruh signifikan, sedangkan NPL dan inflasi tidak signifikan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap KIH. Model ECM juga menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh OJK, Bank Indonesia, dan perbankan nasional dalam meningkatkan efektivitas kebijakan pembiayaan hijau di Indonesia. ER -