<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>DESAIN DAN PENERAPAN TEKNIK SPATIAL-TEMPORAL&#13;
FILTERING UNTUK PERMAINAN AKSA: RELIC OF AGES</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hendra</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ardiansyah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan grafis real-time dalam permainan digital menuntut sistem&#13;
rendering yang mampu menghasilkan kualitas visual tinggi dengan performa yang&#13;
stabil. Pada permainan Aksa: Relic Of Ages yang dikembangkan menggunakan&#13;
Unity dengan Universal Render Pipeline (URP), ditemukan permasalahan berupa&#13;
fluktuasi frame rate dan peningkatan frame time ketika kompleksitas visual&#13;
meningkat. Kondisi tersebut menyebabkan ketidakstabilan performa rendering&#13;
yang melewati ambang batas ideal 60 FPS. Dampak dari permasalahan ini adalah&#13;
berkurangnya kenyamanan bermain dan potensi penurunan Quality of Experience&#13;
(QoE), khususnya pada perangkat dengan kemampuan grafis terbatas. Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan performa rendering&#13;
menggunakan metode Profiling-Driven Optimization (PDO). Metode yang&#13;
digunakan meliputi pengukuran performa awal berdasarkan parameter Frame Per&#13;
Second (FPS) dan frame time, analisis penggunaan CPU melalui Unity Profiler,&#13;
perancangan teknik Spatial-Temporal Filtering dalam URP, serta implementasi&#13;
mekanisme render scale adaptif berbasis script C#. Pengujian dilakukan pada&#13;
scene dengan kompleksitas visual tinggi untuk merepresentasikan kondisi beban&#13;
maksimal sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi SpatialTemporal&#13;
&#13;
Filtering dan render scale adaptif mampu meningkatkan performa&#13;
rendering secara terukur. Sebelum optimasi, rata-rata frame time berada pada&#13;
kisaran 18-25 ms atau setara 43-45 FPS, dengan fluktuasi spike ekstrem yang&#13;
sering melewati ambang batas 33 ms. Setelah penerapan teknik optimasi, rata-rata&#13;
frame time menurun dan stabil di kisaran 16-20 ms atau mendekati target 60 FPS.&#13;
Spike performa menjadi jauh lebih jarang melewati batas 33 ms, lalu distribusi&#13;
beban antara Main Thread serta Render Thread menjadi lebih seimbang tanpa&#13;
adanya degradasi visual. Sehingga pendekatan ini terbukti efektif dalam&#13;
mengoptimalkan kinerja grafis pada permainan digital dengan lingkungan&#13;
kompleks.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">006 Metode komputer khusus</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-24</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>