<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>IMPLEMENTASI TEKNIK POLYGONAL MODELING DAN&#13;
DIGITAL SCULPTING UNTUK ASET 3D PADA FILM GOD’S&#13;
END HERE</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Albertus Lamaurin</mods:namePart><mods:namePart type="family">Herin</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Dalam produksi film, teknik modeling 3D memiliki peran penting dalam&#13;
menciptakan elemen digital yang realistis untuk mendukung proses penceritaan&#13;
visual. Modeling 3D merupakan teknik yang digunakan untuk merancang dan&#13;
membangun objek, karakter, serta lingkungan digital yang tidak dapat dibuat secara&#13;
langsung pada proses pengambilan gambar. &#13;
Gods End Here adalah projek film pendek berdurasi sembilan menit yang&#13;
dibuat untuk memenuhi mata kuliah Gelar Karya Mahasiswa atau Exhibition&#13;
Amicta FIK-2025.Film mengisahkan tentang Pastor Mikael, seorang pendeta yang&#13;
datang untuk melakukan eksorsisme di rumah Arman setelah terdengar teriakan&#13;
misterius. Namun, ritual tersebut justru mengungkap kebenaran mengerikan bahwa&#13;
Pastor Mikael sendiri merupakan bagian dari pemanggilan iblis sejati. &#13;
Dalam proyek ini, teknik modeling 3D diterapkan untuk membuat seluruh&#13;
aset digital yang digunakan dalam film, termasuk karakter Horor, lingkungan, serta&#13;
objek pendukung yang memperkuat suasana horor. Proses modeling menggunakan&#13;
perangkat lunak Blender sebagai software utama dalam membangun bentuk 3D,&#13;
penerapan material, serta pencahayaan. &#13;
Tujuan dari proyek ini adalah untuk memperkuat tampilan visual dan&#13;
kualitas sinematik film melalui aset 3D yang detail dan ekspresif. Diharapkan&#13;
penerapan teknik modeling 3D ini dapat mendukung penceritaan, menambah&#13;
kedalaman visual, serta menciptakan atmosfer horor yang lebih kuat di setiap&#13;
adegan film.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">006 Metode komputer khusus</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-25</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>