<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>{JALUR NON REGULER - ARTIST – A14} PERANCANGAN THEME PARK WORLD OF PIRATES  &#13;
DI BALI  SEBAGAI WAHANA PENGALAMAN IMERSIF DARI ANIME ONE&#13;
PIECE</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Desinta</mods:namePart><mods:namePart type="family">Maharani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perancangan Theme Park World of Pirates di Bali sebagai Pengalaman Imersif dari&#13;
Anime One Piece memiliki latar belakang terkait dengan semakin berkembangnya dunia&#13;
hiburan bertema. Konsep ini menggabungkan elemen arsitektur, narasi, dan teknologi modern&#13;
untuk menciptakan pengalaman spasial yang lebih interaktif dan imersif. One Piece memiliki&#13;
popularitas global yang tinggi sehingga dengan popularitas tersebut memudahkan menarik&#13;
pengunjung dari berbagai kalangan usia, dari penggemar anime hingga pengunjung umum.&#13;
Selain itu, One Piece belum memiliki taman hiburan berskala besar seperti Naruto, Shinchan,&#13;
atau Godzilla, yang berlokasi di Taman Nijigen No Mori. Sehingga perancangan ini&#13;
menghadirkan peluang untuk mengembangkan destinasi wisata yang unik.&#13;
Perancangan ini bertujuan untuk mengajak pengunjung untuk memasuki dunia One&#13;
Piece melalui pendekatan arsitektur imersif. Konsep desain akan mengadaptasi dunia dan alur&#13;
cerita One Piece, mulai dari penataan area, wahana, hingga lanskap. Taman hiburan ini&#13;
direncanakan di Pekutan, Jembrana, Bali, dengan luas sekitar 30 hektar. Lokasi ini selaras&#13;
dengan persyaratan desain, termasuk peraturan daerah (Perda), aksesibilitas, dan tema bajak&#13;
laut, mengingat kedekatannya dengan laut.&#13;
Metodologi desain melibatkan studi contoh taman hiburan internasional, analisis aspek&#13;
bisnis, pengembangan kanvas model bisnis, analisis lokasi, dan pengembangan konsep ruang&#13;
dan wahana. Area ini dibagi menjadi delapan zona utama: East Blue, South Blue, North Blue,&#13;
West Blue, Grandline Paradise, Grandline New World, Red Line, dan Calm Belt. Setiap zona&#13;
memiliki karakteristik ruang dan wahana yang berbeda.&#13;
Hasil desain menunjukkan bahwa penerapan konsep arsitektur imersif pada taman&#13;
hiburan menciptakan pengalaman wisata yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi&#13;
juga sebagai narasi visual dan media interaksi spasial. Dengan dukungan teknologi interaktif,&#13;
fasilitas pendukung, dan konsep tematik yang kuat, World of Pirates One Piece diharapkan&#13;
menjadi destinasi wisata unik di Bali sekaligus meningkatkan potensi ekonomi dan pariwisata&#13;
kawasan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">720 Arsitektur</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Sains &amp; Teknologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>