<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENERAPAN TEKNIK KEYFRAMING DALAM PROSES&#13;
ANIMASI KARAKTER UTAMA PADA FILM PENDEK TIGA&#13;
DIMENSI “THE LAST SIMULATION”</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dhaniel Artha</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nugroho</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini berfokus pada penerapan teknik keyframing dengan&#13;
pendekatan pose-to-pose dalam proses animasi karakter utama pada film pendek&#13;
3D berjudul "The Last Simulation". Hal ini dilatarbelakangi oleh pentingnya&#13;
penguasaan teknik animasi manual untuk menghasilkan gerakan yang terkontrol&#13;
dan sesuai dengan tuntutan naratif mengenai dampak kecanduan teknologi virtual.&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip&#13;
animasi guna menghidupkan karakter Arka dalam dua suasana lingkungan yang&#13;
berbeda.&#13;
Metode pengerjaan dilakukan menggunakan perangkat lunak Blender 4.1&#13;
dengan tahapan yang meliputi blocking, splining, dan polishing. Sebagai penguat&#13;
metodologi, penulis melakukan observasi melalui pengambilan video referensi&#13;
gerak mandiri (acting reference) guna memastikan akurasi mekanika tubuh pada&#13;
setiap pose kunci yang dirancang. Evaluasi hasil karya dilakukan melalui&#13;
wawancara mendalam dengan tiga narasumber ahli, yaitu Tanto Febriyanto,&#13;
Lintang Sekar Langit, dan Ahmad Zaid Rahman, untuk meninjau efektivitas teknik&#13;
keyframing yang diterapkan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik keyframing&#13;
memberikan kontrol penuh dalam pengaturan timing dan spacing melalui&#13;
manipulasi kurva di Graph Editor. Berdasarkan masukan para ahli, poin krusial&#13;
yang ditemukan adalah pentingnya ketelitian pada prinsip overlap, lintasan gerak&#13;
(arcs), serta logika mekanika tubuh pada gerakan transisi yang kompleks. Secara&#13;
keseluruhan, penerapan teknik pose-to-pose yang didukung oleh observasi gerak&#13;
nyata terbukti mampu menghasilkan gerakan karakter yang lebih organik,&#13;
komunikatif, dan selaras dengan visi artistik film animasi "The Last Simulation".</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">006 Metode komputer khusus</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>