<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS EKSPERIMENTAL  PENGGANTIAN BACKBONE&#13;
YOLOv5 DENGAN EFFICIENTNET-B4 PADA SISTEM&#13;
DETEKSI NILAI MATA UANG</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Alfrida</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sabar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>YOLOv5 merupakan salah satu varian algoritma You Only Look Once &#13;
(YOLO) yang dikenal mampu melakukan deteksi objek secara cepat dan efisien&#13;
dalam satu tahap pemrosesan. Kinerja YOLOv5 sangat dipengaruhi oleh arsitektur&#13;
backbone yang berperan dalam mengekstraksi fitur visual dari citra input. Oleh&#13;
karena itu, penggantian backbone menjadi salah satu pendekatan yang digunakan&#13;
untuk mengevaluasi pengaruh kualitas ekstraksi fitur terhadap performa deteksi&#13;
objek. &#13;
 Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi eksperimental&#13;
penggantian backbone YOLOv5 menggunakan arsitektur EfficientNet, khususnya&#13;
EfficientNet-B4, pada sistem deteksi nilai mata uang rupiah. Dataset yang&#13;
digunakan terdiri dari delapan kelas, yaitu tujuh kelas nominal uang rupiah dan satu&#13;
kelas non-uang. Eksperimen dilakukan dengan membandingkan performa&#13;
YOLOv5 baseline dan YOLOv5 dengan backbone EfficientNet-B4 menggunakan&#13;
strategi transfer learning dan freeze–unfreeze. Evaluasi model dilakukan&#13;
menggunakan metrik precision, recall, mAP@0.5, mAP@0.5:0.95, serta waktu&#13;
inference.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan EfficientNet-B4&#13;
meningkatkan nilai precision dari 74.6% menjadi 77.4%, recall dari 59.6% menjadi&#13;
84.7%, mAP@0.5 dari 69.5% menjadi 90.1%, serta mAP@0.5:0.95 dari 48.0%&#13;
menjadi 74.6%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa EfficientNet-B4 mampu&#13;
meningkatkan kemampuan deteksi objek sekaligus kualitas lokalisasi bounding box&#13;
pada berbagai threshold IoU. Dari sisi komputasi, waktu inference meningkat dari&#13;
6.3 ms menjadi 40.8 ms per gambar akibat kompleksitas model yang lebih besar.&#13;
Selain itu, perbandingan EfficientNet-B0, B1, dan B4 menunjukkan bahwa&#13;
peningkatan kompleksitas backbone tidak selalu menghasilkan performa deteksi&#13;
yang lebih tinggi. EfficientNet-B0 memperoleh nilai mAP@0.5 sebesar 91.9% dan&#13;
mAP@0.5:0.95 sebesar 77.7%, lebih tinggi dibandingkan EfficientNet-B1 dan&#13;
EfficientNet-B4, serta memiliki waktu inference yang lebih cepat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggantian backbone YOLOv5 dengan EfficientNet-B4&#13;
mampu meningkatkan kualitas deteksi nilai mata uang rupiah dibandingkan&#13;
YOLOv5 baseline, khususnya pada aspek kemampuan deteksi objek dan kualitas&#13;
lokalisasi bounding box.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">004 Pemrosesan data dan ilmu komputer</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;PJJ Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>