%L universitasamikomyogyakarta32627 %K Sektor Unggulan, Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Leading Sectors. %T ANALISIS LOCATION QUOTINET (LQ) DAN DYNAMIC LOCATION QUOTINET (DLQ) DI DAERAH KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2020 – 2024 %A Puji Wahyuningtyas %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %D 2026 %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya identifikasi sektor unggulan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah di Kabupaten Sleman, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi pasca pandemi. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi sektor basis berdasarkan nilai Location Quotient (LQ) serta bagaimana pertumbuhan sektor ekonomi berdasarkan Dynamic Location Quotient (DLQ) selama periode 2020–2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor unggulan dan prospek pengembangannya di Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan menggunakan metode Location Quotient (LQ) untuk mengidentifikasi sektor basis dan non-basis, serta Dynamic Location Quotient (DLQ) untuk melihat sektor prospektif dan non-prospektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima sektor basis di Kabupaten Sleman, yaitu sektor jasa perusahaan, jasa pendidikan, konstruksi, real estat, serta penyediaan akomodasi dan makan minum. Sementara itu, berdasarkan analisis DLQ, sektor konstruksi, pertanian, pertambangan, dan pengadaan listrik dan gas termasuk dalam kategori prospektif.