<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KLASIFIKASI PENYAKIT CITRA DAUN TANAMAN PADI BERBASIS &#13;
DEEP LEARNING MENGGUNAKAN METODE CONVOLUTIONAL&#13;
NEURAL NETWORK (CNN)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fachri Ayudi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Fitrony</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Padi merupakan sumber makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat di dunia,&#13;
termasuk Indonesia yang merupakan negara agraris dimana sebagian besar&#13;
penduduknya menanam dan mengkonsumsi padi. Tentu saja tanaman padi juga&#13;
memiliki berbagai kondisi penyakit terutama pada daun yaitu diantaranya Brownspot,&#13;
Healthy, Leafblight dan Hispa. Jika infeksi atau penyakit pada tanaman padi tidak&#13;
segera diidentifikasi sejak dini maka akan menurunkan produksi dan merugikan&#13;
petani. Untuk menangani masalah ini dapat memanfaatkan bidang informatika dalam&#13;
mengidentifikasi penyakit dengan menggunakan image processing dan image&#13;
classification. &#13;
Tahapan penelitian dimulai dari identifikasi masalah, studi literatur, penentuan&#13;
algoritma dan metode. Setelah itu mulai mengumpulkan dataset publik, melakukan&#13;
augmentasi dataset, kemudian eksperimen training data dengan beberapa percobaan&#13;
arsitektur CNN, lalu mengevaluasi hasil percobaan, dan terakhir menarik kesimpulan&#13;
serta menulis laporan. Dataset diambil dari repository publik kaggle dan augmentasi&#13;
data juga digunakan dalam penelitian ini untuk memperbanyak dataset guna&#13;
meningkatkan akurasi data training. &#13;
Dengan latar belakang tersebut maka diusulkan pendekatan sistem pendeteksian&#13;
penyakit pada daun padi dengan metode deep learning menggunakan Convolutional&#13;
Neural Network (CNN) dan beberapa perbandingan arsitektur yaitu VGG16,&#13;
MobileNetV2, Xception, dan InceptionV3. Hasil eksperimen paling baik diperoleh&#13;
menggunakan arsitektur MobileNetV2 yang menghasilkan akurasi validation  97.15%.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">580 Tumbuh-tumbuhan, tanaman, botani, flora</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-06-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;PJJ Magister Informatika</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>