<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PERUBAHAN SUHU PERMUKAAN DI KABUPATEN&#13;
PURWOREJO MENGGUNAKAN CITRA PENGINDRAAN JAUH&#13;
TAHUN 2014 - 2024</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Kristian</mods:namePart><mods:namePart type="family">Fernando</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Suhu permukaan daratan (Land Surface Temperature) merupakan salah satu &#13;
indikator penting dalam mengkaji perubahan lingkungan yang dipengaruhi oleh dinamika&#13;
tutupan lahan. Perubahan penggunaan lahan akibat perkembangan wilayah di Kabupaten&#13;
Purworejo berpotensi memengaruhi distribusi suhu permukaan. Penelitian ini dilakukan&#13;
untuk menganalisis perubahan suhu permukaan serta mengetahui hubungan antara&#13;
tutupan lahan dengan suhu permukaan di Kabupaten Purworejo pada periode tahun 2014–&#13;
2024.&#13;
Proses analisis dilakukan melalui tahapan pengolahan citra penginderaan jauh&#13;
menggunakan Google Earth Engine (GEE), meliputi ekstraksi data citra Land sat,&#13;
perhitungan indeks vegetasi (NDVI), indeks lahan terbangun (NDBI), serta perhitungan&#13;
suhu permukaan (LST). Selanjutnya dilakukan analisis spasial dan statistik menggunakan&#13;
pendekatan regresi linier sederhana untuk mengetahui hubungan antara variabel tutupan&#13;
lahan dan suhu permukaan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu permukaan di Kabupaten Purworejo&#13;
mengalami peningkatan dan variasi spasial yang dipengaruhi oleh perubahan tutupan&#13;
lahan. Wilayah dengan kerapatan bangunan tinggi cenderung memiliki suhu permukaan&#13;
yang lebih tinggi, terutama pada area di sekitar pusat kegiatan dan jaringan jalan utama.&#13;
Sebaliknya, wilayah dengan kerapatan vegetasi tinggi menunjukkan suhu permukaan yang&#13;
lebih rendah. Peta distribusi suhu permukaan dan tutupan lahan yang dihasilkan&#13;
memberikan gambaran spasial yang komprehensif mengenai kondisi termal wilayah dan &#13;
dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam perencanaan tata ruang, pengelolaan&#13;
lingkungan, serta mitigasi peningkatan suhu permukaan di Kabupaten Purworejo.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">910 Geografi dan perjalanan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-04-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Sains &amp; Teknologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>