<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM&#13;
PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI &#13;
KAWASAN SAWAH LINGKO LODOK MELER, KECAMATAN&#13;
RUTENG</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Claudia Indasari</mods:namePart><mods:namePart type="family">Jena</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini mengkaji partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata&#13;
berkelanjutan di kawasan Sawah Lingko Lodok Meler, Kecamatan Ruteng. Pemilihan&#13;
Sawah Lingko Lodok di Ruteng, Nusa Tenggara Timur, sebagai fokus penelitian&#13;
didasarkan pada beberapa faktor penting, terutama tentang partisipasi masyarakat&#13;
dalam pengembangan pariwisata dan keunikannya sebagai sistem pertanian tradisional&#13;
yang berkelanjutan dan berpotensi besar untuk pengembangan pariwisata&#13;
berkelanjutan. Kekhasan Sawah Lingko Lodok terletak pada pola penataan lahannya&#13;
yang menyerupai jaring laba-laba, dengan pematang sawah melingkar yang saling&#13;
terhubung, mencerminkan kearifan lokal dalam pengelolaan lahan dan air. Masyarakat&#13;
setempat juga ikut berpartisipasi pengelolaan dan pemeliharaan pariwisata kawasan&#13;
lingko lodok.   &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran yang sangat&#13;
penting dan dominan dalam menjaga keberlanjutan Sawah Lingko Lodok sebagai&#13;
warisan budaya dan sistem pertanian tradisional. Partisipasi masyarakat tercermin&#13;
dalam berbagai bentuk, antara lain mempertahankan sistem pembagian lahan adat,&#13;
menerapkan metode pertanian tradisional yang ramah lingkungan, menjaga pola tanam&#13;
berbentuk lingko, serta melestarikan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong,&#13;
kebersamaan, dan tanggung jawab terhadap alam. Keterlibatan aktif masyarakat ini&#13;
tidak hanya berkontribusi pada pelestarian budaya dan lingkungan, tetapi juga menjadi&#13;
fondasi utama dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Dengan demikian,&#13;
penguatan peran dan kapasitas masyarakat lokal menjadi faktor kunci dalam menjaga&#13;
keberlangsungan Lingko Lodok Meler sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan&#13;
kearifan lokal.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">711 Perencanaan wilayah</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-18</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Sains &amp; Teknologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>