<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN&#13;
OBJEK WISATA TEBING BREKSI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yanuar Agung</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wijaya</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Sebagai komponen kunci dari pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, &#13;
masyarakat sangat berperan penting dalam mendukung pengembangan pariwisata&#13;
daerah yang bertujuan untuk mengembangkan potensi daerah yang muncul dari alam,&#13;
sosial budaya atau ekonomi masyarakat, Menurut Nurmawati (2006), Tebing Breksi&#13;
berlokasi di Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, DIY merupakan&#13;
abu yang dilontarkan Gunung Api Nglanggeran saat terjadi erupsi berpuluh-puluh&#13;
tahun yang lalu. Berkubik-kubik abu tersebut mengendap menjadi lumpur dan&#13;
mengeras menjadi batuan. Cuaca dan waktulah yang menjadikan abu hasil erupsi&#13;
menjadi batuan besar di Desa Sambirejo. Pada tahun 2014, gabungan peneliti dari&#13;
Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN)&#13;
melakukan peninjauan pada Tebing Breksi dan mereka menemukan jenis batuan tufan&#13;
yang langka. Sehingga penambangan harus dihentikan dan pada tahun 2015 Tebing&#13;
Breksi ditetapkan sebagai salah satu Geoheritage Yogyakarta. &#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi &#13;
masyarakat dan proses pengembangan objek wisata Tebing Breksi, penelitian ini&#13;
menggunakan pendekatan, Induktif kualitatif, dengan Unit amatan dalam penelitian&#13;
ini adalah masyarakat yang ikut andil dalam pengelolaan Tebing Breksi yang terletak&#13;
di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, dan Unit analisis dalam penelitian ini&#13;
adalah berbagai fenomena tentang partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek&#13;
wisata Tebing Breksi dan Proses pengembangan objek wisata Tebing Breksi. dengan&#13;
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan analisis data&#13;
menggunakan pencocokan pola. &#13;
Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis menemukan tiga bentuk partisipasi &#13;
masyarakat dalam pengembangan objek wisata tebing breksi ini diantaranya bentuk&#13;
partisipasi masyarakat, dalam bentuk tenaga seperti berpartisipasi dengan bergotongroyong, membersihkan tempat dan mengangkat bebatuan, dalam bentuk waktu &#13;
meliputi warga yang meluangkan waktunya untuk berpartisipasi dalam gotong royong,&#13;
dalam bentuk materi meliputi warga yang datang membawa peralatan untuk digunakan&#13;
dalam prosesi gotong royong dan membawa minuman untuk konsumsi warga yang&#13;
sedang bergotong royong.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">711 Perencanaan wilayah</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2024-02-23</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>