%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Wijaya, Yanuar Agung %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ekonomi & Sosial %D 2024 %F universitasamikomyogyakarta:32582 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Bentuk Partisipasi Masyarakat, Pengembangan Objek wisata, Masyarakat, Tebing Breksi. %T BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA TEBING BREKSI %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32582/ %X Sebagai komponen kunci dari pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, masyarakat sangat berperan penting dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah yang bertujuan untuk mengembangkan potensi daerah yang muncul dari alam, sosial budaya atau ekonomi masyarakat, Menurut Nurmawati (2006), Tebing Breksi berlokasi di Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, DIY merupakan abu yang dilontarkan Gunung Api Nglanggeran saat terjadi erupsi berpuluh-puluh tahun yang lalu. Berkubik-kubik abu tersebut mengendap menjadi lumpur dan mengeras menjadi batuan. Cuaca dan waktulah yang menjadikan abu hasil erupsi menjadi batuan besar di Desa Sambirejo. Pada tahun 2014, gabungan peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) melakukan peninjauan pada Tebing Breksi dan mereka menemukan jenis batuan tufan yang langka. Sehingga penambangan harus dihentikan dan pada tahun 2015 Tebing Breksi ditetapkan sebagai salah satu Geoheritage Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi masyarakat dan proses pengembangan objek wisata Tebing Breksi, penelitian ini menggunakan pendekatan, Induktif kualitatif, dengan Unit amatan dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ikut andil dalam pengelolaan Tebing Breksi yang terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, dan Unit analisis dalam penelitian ini adalah berbagai fenomena tentang partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata Tebing Breksi dan Proses pengembangan objek wisata Tebing Breksi. dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan analisis data menggunakan pencocokan pola. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis menemukan tiga bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata tebing breksi ini diantaranya bentuk partisipasi masyarakat, dalam bentuk tenaga seperti berpartisipasi dengan bergotongroyong, membersihkan tempat dan mengangkat bebatuan, dalam bentuk waktu meliputi warga yang meluangkan waktunya untuk berpartisipasi dalam gotong royong, dalam bentuk materi meliputi warga yang datang membawa peralatan untuk digunakan dalam prosesi gotong royong dan membawa minuman untuk konsumsi warga yang sedang bergotong royong.