<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>REPRESENTASI MAKNA CINTA DALAM RELASI&#13;
ROMANTIS (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES&#13;
PADA FILM TAK INGIN USAI DI SINI)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Syavina</mods:namePart><mods:namePart type="family">Jannah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi makna cinta&#13;
dalam relasi romantis pada film Tak Ingin Usai di Sini (2025). Kekhawatiran akibat&#13;
kesalahpahaman dalam memaknai cinta melahirkan fenomena toxic relationship&#13;
atau hubungan tidak sehat. Film Tak Ingin Usai di Sini mengisahkan pengorbanan&#13;
cinta tokoh Kay dan Cream sebagai refleksi keberanian melepaskan orang yang&#13;
dicintai, cinta yang ditampilkan tidak dikemas dalam hubungan tidak sehat yang&#13;
marak di masyarakat. Menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif&#13;
dengan paradigma konstruktivisme. Analisis melalui tiga elemen utama makna&#13;
Barthes: denotasi, konotasi, dan mitos. Teknik pengumpulan data, melalui&#13;
observasi mendalam dan studi pustaka. Dengan fokus analisis pada delapan scene&#13;
yang dikategorikan berdasarkan unsur cinta menurut Erich Fromm, yaitu perhatian;&#13;
tanggung jawab; rasa hormat; dan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan&#13;
bahwa pada unsur perhatian, cinta direpresentasikan melalui kehadiran tokoh Kay&#13;
dalam mendampingi Cream pada situasi emosional tertentu; pada unsur tanggung&#13;
jawab, cinta ditampilkan melalui tindakan pengorbanan tanpa tuntutan balik; pada&#13;
unsur rasa hormat, cinta direpresentasikan melalui penerimaan terhadap keputusan&#13;
pasangan dalam menentukan pilihan hidup serta menjaga batasan dengan&#13;
menghormati pilihan tersebut; sementara unsur pengetahuan menunjukkan&#13;
pemahaman terhadap kondisi satu sama lain dengan menerima kenyataan yang&#13;
tidak dapat dihindarkan. Dengan demikian, cinta dalam film ini tidak&#13;
direpresentasikan sebagai kepemilikan, melainkan sebagai kehadiran dan dukungan&#13;
emosional, pengorbanan yang tulus, serta penerimaan dan keikhlasan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>