<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>REPRESENTASI TINDAKAN KRIMINALITAS DALAM &#13;
FILM DENDAM MALAM KELAM  &#13;
(ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Putri Endina Eka</mods:namePart><mods:namePart type="family">Cahyani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Film sebagai media komunikasi massa tidak hanya berfungsi sebagai sarana &#13;
hiburan, tetapi juga merepresentasikan berbagai realitas sosial termasuk&#13;
kriminalitas. Representasi tindakan kriminalitas dalam media film berperan penting&#13;
dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap pelaku, korban, motif&#13;
kejahatan, dan konteks sosial yang melatarbelakanginya. Representasi tindakan&#13;
kriminal tidak hanya ditampilkan sebagai peristiwa kekerasan atau pelanggaran&#13;
hukum melainkan dibangun melalui tanda visual, dialog, gestur tubuh, dan ekspresi&#13;
yang membentuk makna bagi penonton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&#13;
representasi tindakan kriminalitas dalam film Dendam Malam Kelam menggunakan&#13;
pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis. Metode penelitian&#13;
yang digunakan adalah analisis semiotika Charles Sanders Peirce untuk mengkaji&#13;
sign, object, dan interpretant dalam mengungkap makna di balik adegan yang&#13;
merepresentasikan tindakan kriminalitas. Data diperoleh melalui observasi&#13;
terhadap adegan dan dialog film sebagai data primer serta studi pustaka sebagai&#13;
data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Dendam Malam Kelam&#13;
merepresentasikan tindakan kriminalitas dalam bentuk kejahatan ekonomi dan&#13;
kejahatan kekerasan yang meliputi pencurian, pemalakan, penyuapan,&#13;
pembunuhan, serta perkelahian dengan total temuan sebanyak 19 scenes. Selain&#13;
ditampilkan sebagai wujud kekerasan fisik, tindakan kriminal dalam film Dendam&#13;
Malam Kelam dimaknai sebagai simbol ketidakadilan sosial dan balas dendam yang&#13;
berakar pada konflik masa lalu tokoh. Representasi kriminalitas dalam film ini&#13;
dipengaruhi oleh faktor kondisi psikologis, tekanan emosional, dorongan balas&#13;
dendam, ketimpangan relasi kekuasaan yang membentuk dinamika tindakan para&#13;
tokoh, dan tekanan sosial dalam hubungan rumah tangga.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>