%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Herdana, Meishafira Putri %A Universitas Amikom Yogyakarta, %B Fakultas Ekonomi & Sosial %D 2026 %E Rufki Ade %F universitasamikomyogyakarta:32546 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Analisis Framing, Berita, Affan Kurniawan, Media internasional, Robert N. Entman, Framing Analysis, News, Affan Kurniawan, International Media. %T ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN DEMONSTRASI KEMATIAN AFFAN KURNIAWAN PADA MEDIA INTERNASIONAL AL-JAZEERA DAN BBC NEWS %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32546/ %X Kematian Affan Kurniawan telah menarik perhatian masyarakat karena Affan, seorang pengemudi ojek online yang tengah menyelesaikan pesanannya, meninggal dunia akibat tindakan aparat negara dalam rangkaian aksi unjuk rasa nasional yang terjadi pada 25 Agustus 2025 hingga awal September 2025. Kejadian ini tidak hanya memicu gelombang reaksi publik di dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian dan simpati dari media-media internasional. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana media internasional, dalam hal ini adalah Al Jazeera dan BBC News membingkai pemberitaan mengenai kasus kematian Affan Kurniawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan menerapkan analisis framing model Robert N. Entman yang meliputi empat elemen, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgments, dan suggest remedies. Data penelitian berupa artikel berita dari Al Jazeera dan BBC News yang dipilih berdasarkan tingkat impresi dan engagement tertinggi pada unggahan X (Twitter) selama periode 28 – 31 Agustus 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan framing yang cukup signifikan antara kedua media. Al Jazeera cenderung membingkai kasus kematian Affan Kurniawan sebagai persoalan hak asasi manusia dan akuntabilitas negara, dengan penekanan pada posisi korban sebagai warga sipil serta kritik terhadap kebijakan elit dan tindakan aparat. Sementara itu, BBC News lebih menonjolkan peristiwa tersebut sebagai bagian dari eskalasi demonstrasi dan krisis ketertiban publik, dengan fokus pada dinamika bentrokan, dampak kerusuhan, serta respons institusional pemerintah dalam menjaga stabilitas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas objek kajian dengan mengkombinasikan variasi media dalam pemberitaan warga sipil lainnya untuk melihat bagaimana media berinteraksi dengan interpretasi pembaca.