TY - THES N2 - Dominasi genre komedi keluarga dalam industri perfilman Indonesia menyimpan bahaya laten berupa trivialisasi isu gender, di mana ketimpangan kuasa domestik dikemas sebagai lelucon. Penelitian ini menyoroti bagaimana film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu (2025) menggunakan mekanisme humor untuk melanggengkan domestifikasi perempuan, sehingga mendesensitisasi masyarakat terhadap kekerasan simbolik dan stereotip gender. Untuk membedah fenomena tersebut, pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes digunakan. Analisis bertingkat (denotasi, konotasi, mitos) dilakukan pada tujuh adegan kunci bermuatan interaksi humor domestik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa humor verbal, visual, dan situasional berfungsi sebagai aparatus ideologis untuk menaturalisasi pembatasan peran perempuan. Mitos yang terbangun memosisikan subordinasi dan objektifikasi perempuan sebagai kodrat yang wajar ditertawakan, bukan dipersoalkan. Temuan ini mengonfirmasi terjadinya comedic trivialization, di mana tawa mematikan daya kritis penonton terhadap patriarki. Penelitian ini diharapkan meningkatkan literasi media kritis masyarakat dan menjadi rujukan sineas dalam menciptakan komedi inklusif bersensitivitas gender. KW - Domestifikasi Perempuan KW - Film Komedi KW - Semiotika Roland Barthes KW - Mekanisme Humor KW - Stereotip Gender KW - Women's Domestication KW - Comedy Film KW - Roland Barthes Semiotics KW - Humor Mechanisms KW - Gender Stereotypes. A1 - Natividad, Aurelius Feliz Ergi AV - restricted Y1 - 2026/02/20/ PB - Universitas AMIKOM Yogyakarta UR - https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32543/ M1 - bachelor TI - MEKANISME HUMOR DALAM MEMBANGUN DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM FILM GJLS: IBUKU IBU-IBU (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) ID - universitasamikomyogyakarta32543 ER -