<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KOMUNIKASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI WEBSITE JOGJAKI&#13;
SEBAGAI SARANA PENYEBARAN INFORMASI HKI BAGI UMK D.I.&#13;
YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Tasya Tias</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nugraheni</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi pelayanan publik melalui website&#13;
JogjaKI dalam upaya penyebaran informasi HKI bagi pelaku usaha UMK di D.I.&#13;
Yogyakarta. Fokus utama penelitian ini adalah membedah peran BPKI sebagai&#13;
komunikator dalam mentransformasikan informasi hukum yang kompleks dan kaku&#13;
menjadi pesan yang persuasif dan aksesibel guna memenuhi hak sipil masyarakat&#13;
sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.&#13;
Dengan menggunakan teori e-GovQual, kualitas interaksi digital dievaluasi melalui&#13;
4 dimensi Efficiency, Trust, Reliability, dan Citizen Support untuk melihat&#13;
bagaimana kualitas layanan tersebut memengaruhi hubungan komunikasi antara&#13;
instansi dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif&#13;
deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam,&#13;
observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPKI&#13;
menerapkan komunikasi hybrid dengan mengintegrasikan pada website JogjaKI&#13;
dan interaksi interpersonal melalui WhatsApp dan secara tatap muka. Efficiency&#13;
kemudahan penggunaan dan kualitas konten belum maksimal karena minimnya&#13;
rincian biaya pendaftaran yang transparan walaupun kemudahan pada menggunaan&#13;
website sudah terpenuhi. Reliability merupakan layanan yang akurat dan andal juga&#13;
terhambat oleh prosedur anggaran pemerintah yang kaku sehingga layanan digital&#13;
cenderung statis. Namun, hal tersebut ditutupi oleh optimalisasi dimensi Trust&#13;
keamanan dan kredibilitas layanan yang terbangun melalui pendaftaran otomatis&#13;
sesuai SOP, serta Citizen Support kemampuan membantu pengguna melalui&#13;
responsivitas staf via WhatsApp yang bertindak sebagai penyelamat kendala teknis.&#13;
Sinergi ini membuktikan bahwa keberhasilan komunikasi pelayanan publik di era&#13;
digital tetap bergantung pada kualitas interaksi interpersonal antara instansi dan&#13;
audiens. Kebaruan penelitian ini terletak pada spesialisasi pengujian website&#13;
JogjaKI menggunakan dimensi e-GovQual yang membedakannya dari kajian&#13;
terdahulu.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-29</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>