<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>{JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIST} IMPLEMENTASI TEORI PRESEPSI VISUAL DALAM SUDUT&#13;
PENGAMBILAN GAMBAR PADA FILM DOKUMENTER &#13;
“BATIK DARMO JOGJA” “IGNORANCE”</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Bagus</mods:namePart><mods:namePart type="family">Burham</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Film, bersifat audio visual, mampu menceritakan banyak hal dalam waktu &#13;
singkat melalui gambar dan suara yang hidup. Selain itu, film dianggap sebagai cara&#13;
yang efektif untuk berkomunikasi dengan masyarakat atau penonton yang dituju. Oleh&#13;
karena itu, pembuat membuat film tentang cara melestarikan batik darmo melalui&#13;
edukasi, pegembangan pasar, dan penguatan kelembagaan. Film dokumenter berjudul&#13;
"Batik Darmo Yogyakarta" membahas banyak hal, terutama tentang asal- usul Batik&#13;
Darmo Yogyakarta. Penulis sebagai kameramen dalam penciptaan ini bertanggung&#13;
jawab atas semua proses pengambilan gambar selama pembuatan film, mulai dari pra&#13;
produksi, produksi, dan pasca produksi. Mereka juga bertanggung jawab untuk&#13;
memastikan bahwa produksi film berjalan sesuai dengan skenario sehingga film&#13;
tersebut berakhir dengan baik. Selain memberikan inspirasi dan pengetahuan tentang&#13;
nilai, sejarah batik kepada masyarakat awam, film dokumenter ini dibuat dengan&#13;
tujuan untuk memberikan edukasi melalui pesan moral yang akan disampaikan. Dalam&#13;
penelitian ini, berbagai pendekatan untuk melestarikan batik darmo dikaji, termasuk&#13;
pengajaran. Dengan demikian, dokumenter ini akan membahas bagaimana&#13;
kameramen berpartisipasi dalam pengambilan sudut-sudut gambar selama proses&#13;
pembuatan film dokumenter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif&#13;
dengan menggunakan metode pengumpulan data seperti literasi, survei lokasi,&#13;
observasi, dan wawancara dengan narasumber yang dekat. Dokumenter ini diharapkan&#13;
dapat memberikan pengetahuan dan edukasi tentang sejarah dan melindungi&#13;
kelestarian batik tradisional, seperti batik darmo.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>