<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS STRATEGI KONTEN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA&#13;
PROMOSI DI KEDAI TJERIA 90</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Adhitya Pambayun Krisna</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dharma</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi konten Instagram yang &#13;
digunakan oleh Kedai Tjeria 90 sebagai media promosi dalam meningkatkan&#13;
Followers, menarik minat konsumen, serta membangun keterlibatan audiens.&#13;
Dalam era digital saat ini, Instagram menjadi salah satu platform media sosial yang&#13;
paling efektif untuk kegiatan pemasaran, terutama bagi pelaku usaha kuliner lokal.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori&#13;
Circular Model of SOME (Share, Optimize, Manage, Engage) yang dikembangkan&#13;
oleh Regina Luttrell. Model ini dipilih karena mampu memberikan gambaran&#13;
tentang bagaimana sebuah brand merancang, mengelola, dan mengevaluasi konten&#13;
media sosial secara berkelanjutan.&#13;
Data dikumpulkan melalui observasi pada akun Instagram @kedaitjeria90, &#13;
wawancara mendalam dengan pengelola media sosial, serta dokumentasi unggahan &#13;
konten selama periode penelitian. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi&#13;
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan&#13;
bahwa Kedai Tjeria 90 telah menerapkan strategi berbagi konten (Share) yang&#13;
cukup konsisten melalui unggahan foto menu, video proses pembuatan minuman,&#13;
konten interaktif, serta penggunaan fitur Reels dan stories. Pada tahap optimalisasi&#13;
(Optimize), ditemukan bahwa penggunaan hashtag, waktu unggah, dan kualitas&#13;
visual sudah baik namun belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk memperluas&#13;
jangkauan audiens.&#13;
Dalam aspek manajemen (Manage), akun ini telah mengatur waktu unggahan&#13;
konten secara sederhana, tetapi masih memerlukan peningkatan dalam evaluasi&#13;
berkala serta pemanfaatan data insight sebagai dasar penyusunan strategi.&#13;
Sementara itu, pada tahap keterlibatan (Engage), Kedai Tjeria 90 cukup aktif&#13;
membalas komentar dan pesan, tetapi interaksi dua arah seperti Q&amp;A, polling, dan&#13;
konten user-generated masih perlu diperkuat. Kesimpulannya, strategi konten&#13;
Instagram Kedai Tjeria 90 sudah berjalan cukup efektif, namun masih terdapat&#13;
ruang untuk peningkatan dalam optimalisasi dan manajemen konten agar dapat&#13;
membantu promosi secara lebih maksimal.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-03-30</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>