%D 2025 %L universitasamikomyogyakarta32508 %X Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi feminisme dalam video musik Butterfly milik girl group Korea Selatan, LOONA, menggunakan pendekatan semiotika John Fiske. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana nilai-nilai feminisme dikonstruksi melalui elemen visual dalam video musik, dengan menitikberatkan pada tiga level analisis: realitas, representasi, dan ideologi. Analisis dilakukan terhadap dua belas cuplikan utama yang dipilih berdasarkan kekuatan simboliknya dalam menampilkan keberagaman perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Butterfly merepresentasikan feminisme dalam kerangka postmodern, di mana identitas perempuan tidak dianggap tunggal dan esensial, melainkan cair, performatif, dan kontekstual. Representasi ini dimunculkan melalui busana netral gender, gestur tubuh bebas, ekspresi wajah yang kuat, serta latar global yang menampilkan perempuan dari berbagai ras, budaya, dan agama. Narasi visual dalam video ini tidak hanya menolak stereotip patriarkal terhadap perempuan, tetapi juga memberikan ruang simbolik bagi perempuan sebagai subjek yang berdaya, bebas, dan otonom. Dengan demikian, video musik Butterfly tidak hanya menjadi produk hiburan, melainkan juga teks ideologis yang menyuarakan wacana feminisme interseksional dalam budaya populer Korea Selatan. %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Representasi, Feminisme Postmodern, Video Musik, Semiotika, LOONA, Representation, Postmodern Feminism, Music Video, Semiotics. %A Anissa Dewi Sartika %T REPRESENTASI FEMINISME DALAM MUSIC VIDEO LOONA "BUTTERFLY": ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE