<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KOMUNIKASI INTRAPERSONAL MAHASISWA TINGKAT AKHIR&#13;
MELALUI LAGU “KOBOY KAMPUS” KARYA THE PANASDALAM&#13;
BANK</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad Nawawi Muda</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sembiring</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik dalam lirik lagu&#13;
"Koboy Kampus" karya The Panasdalam Bank serta memahami proses&#13;
komunikasi intrapersonal mahasiswa tingkat akhir ketika mendengarkan dan&#13;
memaknai lagu tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan&#13;
metode fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara&#13;
mendalam terhadap enam informan mahasiswa tingkat akhir yang dipilih&#13;
menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan dua teknik&#13;
secara komplementer, yaitu analisis semiotika tiga tingkatan Roland Barthes untuk&#13;
mengkaji lirik sebagai teks simbolik, dan prosedur fenomenologi tujuh langkah&#13;
Colaizzi untuk menggali pengalaman komunikasi intrapersonal informan. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, lirik "Koboy Kampus"&#13;
mengandung makna simbolik yang berlapis; pada tingkat denotasi lirik&#13;
menggambarkan kondisi keterlambatan studi secara harfiah, pada tingkat konotasi&#13;
lirik merepresentasikan beban moral, runtuhnya hierarki sosial, dan ironi antara&#13;
citra dan realitas, serta pada tingkat mitos lirik mereproduksi nilai-nilai sosial&#13;
yang diterima secara taken for granted seperti stigma terhadap keterlambatan dan&#13;
narasi mahasiswa perantau sebagai pengemban harapan keluarga. Kedua, lagu ini&#13;
terbukti memicu proses komunikasi intrapersonal melalui empat tahap yang saling&#13;
berkaitan, yaitu sensasi yang mengaktifkan respons emosional langsung, persepsi&#13;
yang bersifat selektif sesuai kondisi pribadi masing-masing informan, memori&#13;
yang menghidupkan kembali kenangan akademik dan keluarga, serta berpikir&#13;
yang berlangsung dalam bentuk refleksi diri dan dialog batin. Keseluruhan proses&#13;
tersebut menghasilkan dampak berupa motivasi dan perubahan sikap pada&#13;
sebagian besar informan, menunjukkan bahwa lagu "Koboy Kampus" tidak hanya&#13;
berfungsi sebagai hiburan, melainkan sebagai media komunikasi intrapersonal&#13;
yang memiliki potensi transformatif bagi mahasiswa tingkat akhir.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>