%X Wearlos.Project merupakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sektor industri kreatif yang menawarkan kaos bertema street wear dan desain abstrak dengan fokus pada kualitas bahan dan estetika visual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi bisnis Wearlos.Project dengan menganalisis kondisi internal dan eksternal menggunakan metode Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) serta memvisualisasikan rancangan strategi melalui Business Model Canvas (BMC). Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner daring (Google Form) yang melibatkan 50 responden pada tahun 2025, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi preferensi konsumen, permasalahan layanan, serta potensi pasar. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa Wearlos.Project memiliki keunggulan pada penggunaan bahan cotton combed 24s dan teknik sablon DTF yang diapresiasi konsumen, serta harga jual yang relatif sesuai dengan kualitas. Namun, masih ditemukan kelemahan berupa keterbatasan variasi desain, kapasitas produksi, dan kelemahan dalam branding serta informasi produk yang memengaruhi ekspektasi konsumen. Berdasarkan pemetaan SWOT dan BMC dirumuskan rekomendasi strategis meliputi penguatan branding digital, kolaborasi dengan desainer dan influencer, peningkatan kapabilitas produksi melalui kemitraan konveksi, serta standardisasi quality control dan transparansi informasi produk. Implementasi strategi tersebut diharapkan meningkatkan daya saing, stabilitas pendapatan, dan keberlanjutan usaha. %D 2026 %L universitasamikomyogyakarta32498 %A Ramadhani Mukti Akhyari %T STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK WEARLOS.PROJECT %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Wearlos.Project, Analisis SWOT, Business Model Canvas, Strategi Pengembangan, Industri Kreatif, Kaos Abstrak, SWOT Analysis, Business Development Strategy, Creative Industry, Abstract T-Shirts.