<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>POLA KOMUNIKASI ORGANISASIONAL OMK DON BOSCO BABARSARI&#13;
DALAM MENGELOLA KONFLIK ANTAR ANGGOTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yohanes Putro Katon</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pangestu</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Manusia tanpa adanya komunikasi, akan hampa dalam menjalani setiap proses&#13;
kehidupan. Dalam berkomunikasi, manusia harus berpikir secara jernih dan terarah&#13;
dalam mencapai tujuan pembicaraan yang sesuai dengan topiknya, tanpa berpikir&#13;
terlebih dahulu maka manusia akan berbicara tanpa arah dan tujuan yang jelas&#13;
sehingga menimbulkan ketidaksamaan topik dan pemikiran serta konflik individu&#13;
dengan lawan bicara. Hal tersebut juga sangat diterapkan dalam hidup berorganisasi,&#13;
komunikasi menjadi kunci utama dalam hidup organisasi sebagai langkah penentu&#13;
arah, kebijakan, dan tujuan dalam mencapai tujuan yang diharapkan dari organisasi&#13;
tersebut. Salah satunya dalam organisasi Orang Muda Katolik (OMK) Don Bosco&#13;
Babarsari yang merupakan organisasi kepemudaan agama Katolik di lingkungan&#13;
paroki Santa Maria Assumpta Babarsari Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan&#13;
tujuan untuk mengetahui pola komunikasi organisasional yang dilakukan untuk&#13;
mengelola konflik antar anggota, baik anggota pengurus maupun anggota aktif yang&#13;
terlibat didalamnya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori pola&#13;
komunikasi organisasi yang dikemukakan oleh Joseph A. Devito. Perbedaan teori&#13;
Joseph A. Devito dengan teori pola komunikasi lainnya adalah manifestasi atau proses&#13;
perwujudan pendapat atau bentuk tidak terlihat menjadi terlihat dalam perilaku&#13;
manusia berkomunikasi melalui sebuah sistem atau cara kerja yang dilakukan.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode fenomenologi dengan pendekatan&#13;
kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi,&#13;
dokumentasi, dan wawancara dengan informan. Teknik validitas data yang digunakan&#13;
adalah teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data yang dipakai adalah dengan&#13;
reduksi data, penyajian data, hingga menarik kesimpulan untuk verifikasi data. Hasil&#13;
dari penelitian ini akan menunjukkan implementasi dalam pelaksanaan pola&#13;
komunikasi organisasional yang dilakukan oleh OMK Don Bosco Babarsari dalam&#13;
mengelola konflik antar anggota, melalui pola komunikasi Joseph A. Devito. Pola ini&#13;
akan menggambarkan alur komunikasi yang terjadi dalam organisasi melalui&#13;
penggambaran pola komunikasi roda, pola komunikasi bintang, pola komunikasi&#13;
lingkaran, pola komunikasi rantai dan pola komunikasi Y. Sehingga pada akhirnya&#13;
pelaksanaan komunikasi yang dilakukan oleh pengurus, anggota pengurus, hingga&#13;
anggota aktif, bisa berjalan dengan baik sesuai arah dan tujuan organisasi tanpa&#13;
adanya konflik yang menimbulkan perpecahan antar individu.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-01-31</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>