<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>REPRESENTASI BANALITAS KEJAHATAN DALAM NAZISME&#13;
(Analisis Semiotika Roland Barthes dalam Film The Zone of Interest 2023)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sri Mulyani</mods:namePart><mods:namePart type="family">Majid</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Banalitas kejahatan yang dikemukakan oleh Hannah Arendt adalah suatu &#13;
kondisi dimana kejahatan dianggap banal atau biasa. Film  The Zone of Interest&#13;
2023, menceritakan kehidupan sehari-hari Rudolf Höss komandan pertama&#13;
Auschwitz beserta keluarganya selama era Nazi. Keluarga Höss digambarkan&#13;
sebagai keluarga yang harmonis, tinggal disebuah rumah mewah yang hanya&#13;
berjarak 30 meter dari pagar kamp konsentrasi dan 170 meter dari krematorium.&#13;
Rudolf Höss dan keluarganya digambarkan sebagai wujud dari banalitas&#13;
kejahatan. Mereka menjalani kehidupan yang tenang, tanpa memperdulikan&#13;
kejahatan yang terjadi di sekitar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui bagaimana banalitas kejahatan dalam Nazisme digambarkan melalui&#13;
rutinitas domestik keluarga Höss pada film The Zone of Interest 2023.&#13;
Menggunakan metode kualitatif dan didukung oleh analisis semiotika Roland&#13;
Barthes untuk menganalisis setiap scene yang mengandung unsur banalitas&#13;
kejahatan, dengan mengacu pada penyebab terjadinya banalitas kejahatan, yaitu&#13;
ketiadaan pemikiran kritis, kepatuhan terhadap otoritas, otomatisme sosial, krisis&#13;
moral dan etika, desentralisasi tanggungjawab, keterasingan dari kenyataan, dan&#13;
kebutuhan untuk menyesuaikan diri. Hasil dari penelitian ini membuktikan&#13;
bahwa, film The Zone of Interest secara efektif merepresentasikan banalitas&#13;
kejahatan dalam Nazisme melalui rutinitas domestik keluarga Höss. Film ini&#13;
menampilkan ketidakpedulian keluarga Höss, yang sepenuhnya mengabaikan&#13;
kejahatan yang terjadi di sekitar mereka.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>