<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>{JALUR NON REGULER - BUSINESS PLAN} STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK (2H) DALAM MENGHADAPI&#13;
PERSAINGAN PASAR DI INDONESIA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad Septian Putra</mods:namePart><mods:namePart type="family">Iriawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>2H merupakan usaha di bidang fashion yang bergerak dalam produksi dan&#13;
penjualan kaos oversize bergaya minimalis dan modern. Bisnis ini hadir sebagai&#13;
respons terhadap meningkatnya tren penggunaan pakaian oversize di kalangan&#13;
remaja dan dewasa muda yang mengutamakan kenyamanan, kualitas, dan estetika.&#13;
Produk yang ditawarkan meliputi kaos polos oversize, kaos sablon oversize, dan&#13;
kaos sablon custom oversize dengan bahan cotton combed 24s berbahan 100%&#13;
katun serta menggunakan teknik sablon DTF. Beberapa permasalahan yang&#13;
dirasakan konsumen antara lain bahan kaos yang terasa panas atau kurang nyaman,&#13;
kualitas sablon yang mudah retak setelah beberapa kali pemakaian, serta&#13;
ketidaksesuaian produk dengan deskripsi toko pada pembelian secara online.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan serta merumuskan&#13;
strategi pengembangan pada bisnis kaos oversize lokal dengan merek 2H. Dalam&#13;
hal ini, 2H hadir sebagai salah satu pelaku usaha mikro yang menawarkan produk&#13;
berkualitas dengan harga yang kompetitif di pasar. Hasil penelitian menunjukkan&#13;
bahwa 2H memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar fashion lokal berkat&#13;
kualitas produk yang tinggi, desain minimalis yang sesuai tren, serta teknik sablon&#13;
DTF yang awet dan detail, serta deskripsi produk yang akurat dan aktual. Penerapan&#13;
strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pangsa&#13;
pasar 2H.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan&#13;
alat analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang&#13;
digunakan untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal perusahaan guna&#13;
mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki serta peluang dan ancaman yang&#13;
dihadapi, dan Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan dan menganalisis&#13;
model bisnis perusahaan secara menyeluruh. Strategi pengembangan bisnis disusun&#13;
dalam dua tahapan, yaitu jangka pendek dan jangka panjang, dengan fokus pada&#13;
peningkatan kapasitas produksi, optimalisasi pemasaran digital, serta diversifikasi&#13;
produk.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">338.04 Kewirausahaan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>