%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Dessy, Gita Triyana %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ekonomi & Sosial %D 2026 %F universitasamikomyogyakarta:32447 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Film dokumenter, teknik 5C’s, DOP, representasi emosional, Documentary film, 5C’s technique, emotional representation. %T {JALUR NON REGULER -SKEMA ARTIST FILM MAKER} PENERAPAN TEKNIK SINEMATOGRAFI DALAM MEMBANGUN REPRESENTASI EMOSIONAL PADA FILM DOKUMENTER “RUMAH KEDUA” %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32447/ %X Film dokumenter merupakan salah satu bentuk karya audio visual nonfiksi yang merekam dan menyajikan realitas kehidupan sehari-hari secara faktual, tanpa perlu ditafsirkan ulang maupun diubah menjadi bentuk fiksi atau dunia khayalan. Film dokumenter “Rumah Kedua” mengangkat kehidupan para lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) atau panti jompo. BPSTW mempunyai tugas sebagai pelaksana teknis dalam perlindungan, pelayanan dan jaminan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial lanjut usia. Dengan dibuatnya film dokumenter ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial di kalangan anak muda dan masyarakat luas mengenai pentingnya merawat lansia sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial keluarga. Dalam proses penciptaannya, penulis berperan sebagai Director of Photography (DOP) yang menerapkan teknik sinematografi berdasarkan teori 5C’s yang dikemukakan oleh Joseph V. Mascelli, meliputi komposisi (composition), sudut kamera (camera angle), pengambilan gambar dekat (close-up), pemotongan adegan (cutting), dan kesinambungan adegan (continuity), untuk membangun representasi emosional yang mendalam dalam film dokumenter “Rumah Kedua”. Penerapan teknik 5C's pada film ini mendukung penyajian gambaran kehidupan lansia di panti jompo secara visual, sehingga penonton dapat menangkap suasana, dinamika relasi, dan makna emosional yang disampaikan dengan lebih nyata dan menyentuh.