<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS BAKSO TRESNO</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Septian Heru</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kurniawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Bakso Tresno merupakan UMKM yang bergerak di bidang kuliner yang menawarkan &#13;
produk bakso dan Bakso dengan konsep cita rasa khas, harga terjangkau, serta sistem&#13;
operasional yang terstruktur. Dalam menjalankan usahanya, terdapat beberapa permasalahan&#13;
yang dihadapi, di antaranya fluktuasi penjualan, pengendalian biaya bahan baku, konsistensi&#13;
kualitas produk, serta tantangan dalam memperkuat branding dan daya saing di pasar kuliner&#13;
yang kompetitif. Selain itu, pengelolaan keuangan dan strategi pengembangan usaha menjadi&#13;
aspek penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan strategi bisnis Bakso&#13;
Tresno menggunakan metode analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)&#13;
guna mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja usaha. Selain&#13;
itu, penelitian ini juga menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) untuk&#13;
memvisualisasikan model bisnis secara terstruktur, serta didukung dengan analisis laporan laba&#13;
rugi, arus kas, dan Break Even Point (BEP) guna menilai kelayakan finansial usaha. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bakso Tresno mampu menghasilkan total&#13;
pendapatan sebesar Rp193.974.000 dengan laba bersih Rp54.933.052 selama periode Juli–&#13;
Desember 2025, serta menunjukkan arus kas yang positif dan kondisi usaha yang telah&#13;
melewati titik impas. Secara operasional, sistem produksi telah berjalan sistematis mulai dari&#13;
persiapan bahan baku hingga distribusi kepada konsumen. Meskipun demikian, diperlukan&#13;
penguatan strategi branding dan inovasi produk untuk meningkatkan stabilitas pendapatan dan&#13;
memperluas pangsa pasar. Berdasarkan hasil analisis SWOT dan BMC, disusun rekomendasi&#13;
strategi pengembangan bisnis yang berorientasi pada efisiensi biaya, diferensiasi produk, dan&#13;
peningkatan nilai pelanggan guna mendukung keberlanjutan usaha</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">338.04 Kewirausahaan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>