@phdthesis{universitasamikomyogyakarta32427, school = {Universitas AMIKOM Yogyakarta}, author = {Sahirah Nur Hanifah}, title = {STRATEGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PROGRAM PEREMPUAN RAWAN SOSIAL EKONOMI UNTUK MENGATASI KEMISKINAN DI KABUPATEN SLEMAN}, month = {February}, year = {2026}, keywords = {Strategi, Pemberdayaan Perempuan, Program PRSE, Kemiskinan, Penguatan Kemandirian, Strategy, Women's Empowerment, PRSE Program, Poverty, Strengthening Independence.}, abstract = {Pada kesempatan kali ini penulis berusaha untuk mengajukan judul Skripsi yang berjudul ?Strategi Pemberdayaan Perempuan Dalam Program Perempuan Rawan Sosial Ekonomi Untuk Mengatasi Kemiskinan di Kabupaten Sleman?. Kemiskinan merupakan masalah pembangunan dunia yang memiliki banyak aspek meliputi kesulitan dalam mengakses ekonomi, pendidikan, kesehatan sosial, dan kemampuan dasar seseorang, sehingga saat ini masih menjadi tantangan besar bagi kemajuan di banyak negara, termasuk Indonesia. Kemiskinan adalah masalah sosial yang rumit dan memberikan dampak besar terhadap perempuan, terutama perempuan yang masuk dalam kategori Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE). Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman melalui Dinas Sosial Kabupaten Sleman mengadakan Program Perempuan Rawan Sosial Ekonomi sebagai upaya untuk memperkuat kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mengkaji strategi pemberdayaan perempuan dalam Program Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE), serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya untuk mengatasi kemiskinan di Kabupaten Sleman. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Dinas Sosial Kabupaten Sleman, serta penerima manfaat program PRSE. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan dilakukan melalui pemberian bantuan modal usaha, simpan pinjam kelompok, pelatihan keterampilan, pendampingan berkelanjutan, serta pembentukan kelompok PRSE sebagai ruang belajar dan penguatan jejaring sosial. Strategi tersebut berkontribusi pada penguatan kemandirian ekonomi perempuan yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan mengelola usaha, bertambahnya sumber pendapatan, berkurangnya ketergantungan terhadap pihak lain, serta meningkatnya kepercayaan diri dalam pengambilan keputusan ekonomi rumah tangga. Program ini juga memberikan dampak pemberdayaan perempuan pada program perempuan rawan sosial ekonomi baik dari aspek pendapatan ekonomi maupun partisipasi dan pemberdayaan. Program ini juga memiliki hambatan dalam pelaksanaannya yakni, ketidakdisiplinan dalam pengembalian pinjaman, kegagalan usaha, kondisi sosial keluarga yang kompleks, dan keterbatasan monitoring. Secara keseluruhan, program PRSE terbukti berhasil dalam mendorong pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan melalui penguatan kemandirian ekonomi sebagai strategi utama dalam mengatasi kemiskinan di Kabupaten Sleman.}, url = {https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32427/} }