%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Pambudi, Rizka Sakti Eka %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ekonomi & Sosial %D 2026 %F universitasamikomyogyakarta:32422 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Interoperabilitas Data, Kualitas Informasi Publik, Tangerang Live, E-Government, Data Interoperability, Public Information Quality. %T INTEROPERABILITAS DATA PADA APLIKASI TANGERANG LIVE DALAM MENDUKUNG KUALITAS INFORMASI PUBLIK KOTA TANGERANG %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32422/ %X Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interoperabilitas data pada Aplikasi Tangerang Live serta implikasinya terhadap kualitas informasi publik di Kota Tangerang. Aplikasi Tangerang Live merupakan super app layanan publik yang dikembangkan Pemerintah Kota Tangerang untuk mengintegrasikan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform digital. Namun dalam implementasinya masih ditemukan berbagai kendala seperti keterlambatan pembaruan informasi, kesulitan akses layanan, serta ketidaksesuaian data pada beberapa fitur. Penelitian ini menggunakan kerangka interoperabilitas sistem informasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika yang mencakup tiga aspek utama yaitu interoperabilitas teknis, semantik, dan organisasi. Untuk menganalisis kualitas informasi publik, penelitian ini mengadopsi dua dimensi dari model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean (2003), yaitu akurasi dan ketepatan waktu informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interoperabilitas teknis telah diterapkan melalui integrasi sistem berbasis API yang memungkinkan pertukaran data antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Interoperabilitas semantik diwujudkan melalui penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas tunggal dalam integrasi data layanan. Sementara itu, interoperabilitas organisasi terlihat dari pembagian peran antara OPD sebagai pemilik data dan Diskominfo sebagai pengelola sistem. Meskipun demikian, kualitas informasi publik pada Aplikasi Tangerang Live belum sepenuhnya optimal. Pada aspek akurasi, informasi yang disajikan relatif sesuai dengan kondisi faktual, namun integrasi layanan belum sepenuhnya seragam. Pada aspek ketepatan waktu, beberapa layanan masih mengalami keterlambatan pembaruan informasi akibat proses koordinasi antar instansi. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas informasi publik tidak hanya dipengaruhi oleh teknologi sistem, tetapi juga oleh tata kelola organisasi dan koordinasi antar lembaga.