@phdthesis{universitasamikomyogyakarta32419, year = {2026}, title = {ANALISIS PENGELOLAAN PENGADUAN MASYARAKAT BERBASIS DIGITAL DALAM PERSPEKTIF UTAUT MODEL: STUDY KASUS SP4NLAPOR DI KABUPATEN BOYOLALI}, month = {February}, author = {Sukma Karunia Alam}, school = {Universitas AMIKOM Yogyakarta}, keywords = {P4N-LAPOR, Pelayanan Publik Digital, E-Government, Boyolali, Pengaduan Masyarakat, UTAUT Model, Digital Public Services, Public Complaints.}, abstract = {Penelitian ini menganalisis pengelolaan pengaduan masyarakat berbasis digital dalam perspektif Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) pada implementasiSP4N-LAPOR di Kabupaten Boyolali. Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan partisipatif. SP4N-LAPOR hadir sebagai sistem pengelolaan pengaduan nasional yang bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berbasis e-government. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan berbagai kendala seperti ketepatan waktu penyelesaian laporan, rendahnya literasi digital masyarakat, serta kurangnya sosialisasi dari pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan serta tingkat penerimaan SP4N-LAPOR oleh masyarakat dan pemerintah daerah dengan menggunakan model UTAUT yang meliputi Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, dan Facilitating Conditions. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari sisi pemerintah daerah, SP4NLAPOR telah memberikan manfaat dalam meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan pengaduan. Namun dari sisi masyarakat, manfaat dan kemudahan penggunaan layanan masih tergolong rendah di kalangan masyarakat, sementara kondisi pendukung di internal pemerintah relatif memadai meskipun di tingkat masyarakat masih terdapat kendala akses internet dan perangkat. Secara umum SP4N-LAPOR telah diterima sebagai sistem pengaduan resmi pemerintah, namun tingkat penerimaannya di masyarakat belum merata sehingga diperlukan peningkatan sosialisasi dan penguatan literasi digital.}, url = {https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32419/} }