%I Universitas AMIKOM Yogyakarta %A Yohanes Suban Kerans %T {JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIS VISUAL CONTENT CREATOR} TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR PADA FOTO ESAI “ KEHIDUPAN BAWAH JEMBATAN RAWA BEBEK” %K Fotografi dokumenter, teknik pengambilan gambar, foto esai, ruang marjinal, Rawa Bebek, documentary photography, camera technique, photo essay, marginalized space. %L universitasamikomyogyakarta32417 %D 2026 %X Penelitian ini mengkaji teknik pengambilan gambar pada karya foto esai “Kehidupan Bawah Jembatan Rawa Bebek” yang mendokumentasikan fenomena kehidupan masyarakat marjinal yang bermukim di bawah jembatan kawasan Rawa Bebek, Jakarta Utara. Lingkungan tersebut menghadirkan tantangan visual berupa ruang sempit, pencahayaan minim, tekstur material campuran, dan dinamika aktivitas sosial, sehingga pemilihan teknik fotografi tidak hanya bersifat estetis, tetapi juga menjadi strategi naratif untuk menyampaikan realitas secara jujur dan humanis. Metode penciptaan karya dilakukan melalui observasi lapangan dan pendekatan partisipatif dengan warga, kemudian teknik fotografi dokumenter humanis diterapkan dengan mengutamakan observational photography, jarak pengambilan gambar dekat, pemanfaatan cahaya alami, serta komposisi berbasis narasi. Elemen komposisi seperti rule of thirds, leading lines, natural framing, dan komposisi vertikal digunakan untuk menegaskan relasi manusia dan ruang marjinal di bawah jembatan, sedangkan keterbatasan cahaya diatasi melalui pengoptimalan ambient light, refleksi cahaya, dan backlight untuk menghasilkan atmosfer ruang yang autentik. Hasil karya berupa enam foto yang disusun menjadi satu kesatuan narasi visual yang menampilkan perjalanan tematik mulai dari pengenalan ruang, aktivitas kehidupan, adaptasi terhadap keterbatasan, hingga simbol harapan, menunjukkan bahwa teknik pengambilan gambar memiliki peran fundamental dalam membangun pesan sosial bahwa kehidupan di ruang marjinal bukan sekadar potret kemiskinan, melainkan potret ketahanan, kreativitas, dan kemanusiaan.