<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>{JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIS VISUAL CONTENT CREATOR} TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR PADA FOTO ESAI &#13;
“ KEHIDUPAN BAWAH JEMBATAN RAWA BEBEK”</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yohanes Suban</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kerans</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini mengkaji teknik pengambilan gambar pada karya foto esai &#13;
“Kehidupan Bawah Jembatan Rawa Bebek” yang mendokumentasikan fenomena&#13;
kehidupan masyarakat marjinal yang bermukim di bawah jembatan kawasan Rawa&#13;
Bebek, Jakarta Utara. Lingkungan tersebut menghadirkan tantangan visual berupa&#13;
ruang sempit, pencahayaan minim, tekstur material campuran, dan dinamika&#13;
aktivitas sosial, sehingga pemilihan teknik fotografi tidak hanya bersifat estetis,&#13;
tetapi juga menjadi strategi naratif untuk menyampaikan realitas secara jujur dan&#13;
humanis. Metode penciptaan karya dilakukan melalui observasi lapangan dan&#13;
pendekatan partisipatif dengan warga, kemudian teknik fotografi dokumenter&#13;
humanis diterapkan dengan mengutamakan observational photography, jarak&#13;
pengambilan gambar dekat, pemanfaatan cahaya alami, serta komposisi berbasis&#13;
narasi. Elemen komposisi seperti rule of thirds, leading lines, natural framing, dan&#13;
komposisi vertikal digunakan untuk menegaskan relasi manusia dan ruang marjinal&#13;
di bawah jembatan, sedangkan keterbatasan cahaya diatasi melalui pengoptimalan&#13;
ambient light, refleksi cahaya, dan backlight untuk menghasilkan atmosfer ruang&#13;
yang autentik. Hasil karya berupa enam foto yang disusun menjadi satu kesatuan&#13;
narasi visual yang menampilkan perjalanan tematik mulai dari pengenalan ruang,&#13;
aktivitas kehidupan, adaptasi terhadap keterbatasan, hingga simbol harapan,&#13;
menunjukkan bahwa teknik pengambilan gambar memiliki peran fundamental&#13;
dalam membangun pesan sosial bahwa kehidupan di ruang marjinal bukan sekadar&#13;
potret kemiskinan, melainkan potret ketahanan, kreativitas, dan kemanusiaan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>