<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>{JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIST} EKSPLORASI VISUAL STORYTELLING SEBAGAI STRATEGI&#13;
NARATIF SUTRADARA DALAM PENCIPTAAN FILM DOKUMENTER&#13;
“RUMAH KEDUA”</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wardah Titah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Utami</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Film dokumenter merupakan media kuat untuk mengungkap realitas sosial melalui&#13;
narasi visual yang autentik. Penelitian ini mengkaji eksplorasi visual storytelling&#13;
sebagai strategi naratif dalam pembuatan film dokumenter "Rumah Kedua," yang&#13;
mengangkat kehidupan lansia di panti jompo sebagai “Rumah Kedua.” Penulis&#13;
bertujuan mengidentifikasi penerapan elemen visual seperti komposisi gambar,&#13;
pencahayaan, sudut kamera, dan teknik editing untuk membangun narasi yang&#13;
menggugah emosi serta memberikan wawasan mendalam terkait tema kesepian,&#13;
kenangan, dan harapan. Data dikumpulkan melalui analisis isi film, refleksi&#13;
sutradara, dan tinjauan teori storytelling visual dari para ahli seperti David Bordwell&#13;
dan Kristin Thompson. Hasil menunjukkan bahwa visual storytelling dalam&#13;
"Rumah Kedua" meningkatkan autentisitas dokumenter dan memfasilitasi&#13;
keterhubungan emosional antara penonton dengan subjek, sekaligus menampilkan&#13;
panti jompo sebagai ruang transisi antara masa lalu dan masa depan lansia.&#13;
Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi visual ini memperkaya&#13;
efektivitas naratif dokumenter serta berkontribusi pada praktik sinematografi dan&#13;
diskursus sosial mengenai penuaan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi&#13;
bagi sutradara dalam memanfaatkan elemen visual untuk mengisahkan kisah&#13;
manusia secara lebih bermakna.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>