<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>MODEL SOCIOPRENEURSHIP DI BUMDES TELAGA&#13;
MUKTI SEJAHTERA DALAM PENGUATAN KETAHANAN&#13;
PANGAN DI DESA TLOGO, KABUPATEN KLATEN</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Angistiya</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pinakesti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Ketahanan pangan merupakan isu penting yang tidak hanya berkaitan dengan&#13;
ketersedian pangan, tetapi juga mencakup aspek aksesibilitas, pemanfaatan, dan&#13;
stabilitas. Di desa Tlogo, Kabupaten Klaten, peran BUMDes Telaga Mukti&#13;
Sejahtera (TMS) belum optimal dalam mendukung akses pemasaran hasil produksi&#13;
pangan. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan model sociopreneurship yang&#13;
digunakan di BUMDes TMS serta menganalisis kontribusi model tersebut terhadap&#13;
penguatan ketahanan pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah&#13;
pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui&#13;
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian difokuskan pada unit usaha&#13;
BUMDes yang berkaitan langsung dengan program ketahanan pangan, yaitu ternak&#13;
kambing, ternak sapi, dan pertanian padi. Analisis yang dilakukan dengan&#13;
menggunakan kerangka empat pilar FAO (Availability, Access, Utilization,&#13;
Stability) serta teori sociopreneurship Gregory Dees. Hasil penelitian memberikan&#13;
kontribusi penting dengan menunjukan praktik model Hybrid non-profit ventures&#13;
(HNV) di BUMDes TMS. Model ini menekankan pada kontribusi sosial dan&#13;
komersial. Utamanya pada tiga unit usaha pangan BUMDes TMS yakni, peternakan&#13;
kambing, peternakan sapi, dan pertanian padi yang telah berkontribusi pada&#13;
pemenuhan pilar ketahanan pangan menurut FAO. Praktiknya terlihat dalam bentuk&#13;
kolaborasi dengan peternak, petani, dan warga desa. Kontribusinya terhadap&#13;
pemenuhan indikasi ketahanan pangan adalah tercapainya ketersediaan pangan,&#13;
meningkatnya pemanfaatan, serta penguatan stabilitas ekonomi desa. Dengan&#13;
demikian, penerapan sociopreneurship berbasis Hybrid non-profit ventures (HNV)&#13;
di BUMDes Telaga Mukti Sejahtera memiliki potensi sebagai strategi jangka&#13;
panjang dalam mendukung ketahahan pangan di tingkat desa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2024-02-24</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>