<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>{JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIST} TEKNIK VISUAL KAMERAWAN DALAM&#13;
MENGOMUNIKASIKAN PESAN KESETARAAN AGAMA&#13;
DALAM FILM DOKUMENTER&#13;
“THE UNTOLD STORY OF SAPTA DARMA”</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad</mods:namePart><mods:namePart type="family">Alban</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Film dokumenter The Untold Story of Sapta Darma mengangkat realitas sosial&#13;
mengenai perjuangan komunitas penghayat kepercayaan Sapta Darma di&#13;
Yogyakarta dalam memperoleh hak pendidikan yang setara pada institusi formal.&#13;
Meskipun regulasi negara telah menjamin hak sipil penghayat, implementasi di&#13;
lapangan masih menghadapi kendala struktural, seperti ketiadaan tenaga pengajar&#13;
khusus dan stigma sosial yang memaksa siswa penghayat untuk mengik uti&#13;
pendidikan agama mayoritas. Skripsi penciptaan &#13;
ini bertujuan untuk &#13;
memvisualisasikan keteguhan dan inisiatif mandiri subjek dalam mempertaha nka n&#13;
identitas keyakinan mereka melalui pendekatan dokumenter observasional yang&#13;
mengedepankan kejujuran visual. Proses perancangan visual dalam film ini&#13;
menerapkan teori Invisible Technique dari Blain Brown (2022) untuk&#13;
meminimalisir distraksi teknis dan menjaga autentisitas peristiwa. Penerapan teknik&#13;
ini difokuskan pada tiga elemen utama: Motivated Camera Movement (pergerakan&#13;
kamera yang termotivasi aksi subjek) untuk membangun kedekatan emosional,&#13;
Naturalistic Lighting (pencahayaan naturalis) yang memanfaatkan logika sumber&#13;
cahaya alami untuk menjaga validitas atmosfer, serta Unobtrusive Composition&#13;
(komposisi yang tidak mengalihkan) guna memberikan konteks spasial yang&#13;
demokratis bagi subjek. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa penerapan Invisible&#13;
Technique berhasil menyembunyikan intervensi pembuat film, sehingga penonton&#13;
dapat terhubung langsung dengan narasi subjek tanpa sekat teknis. Visual yang&#13;
dihasilkan mampu merepresentasikan dinamika emosional dan sosial subjek secara&#13;
jujur, menjadikan film ini tidak hanya sebagai arsip dokumentasi, tetapi juga media&#13;
advokasi yang efektif dalam menumbuhkan empati dan kesadaran publik terhadap&#13;
pentingnya inklusivitas pendidikan bagi kelompok minoritas di Indonesia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>