<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGEMBANGAN SISTEM SIMULASI ATMICON&#13;
(AUTOMATIC MUSHROOM TEMPERATURE AND&#13;
HUMIDITY CONTROL) BERBASIS WEB UNTUK&#13;
OPTIMALISASI BUDIDAYA JAMUR TIRAM</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hakim Raihan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Allam</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pertanian cerdas berbasis Internet of Things (IoT) telah merevolusi praktik &#13;
agrikultur, beralih dari metode konvensional ke pendekatan yang lebih presisi untuk&#13;
meningkatkan efisiensi sumber daya. Dalam budidaya jamur tiram, kontrol&#13;
lingkungan yang ketat menjadi sangat krusial, namun pemantauan suhu dan&#13;
kelembaban secara manual terbukti tidak efisien dan rentan terhadap fluktuasi&#13;
iklim. Tantangan ini menghambat pertumbuhan jamur yang optimal dan&#13;
memerlukan solusi inovatif untuk otomatisasi, yang dapat diakses dan dikelola&#13;
dengan mudah oleh petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan&#13;
mengembangkan sistem kontrol otomatis berbasis IoT. Penelitian ini mengusulkan&#13;
pengembangan sistem ATMICON (Automatic Mushroom Temperature and&#13;
Humidity Control), sebuah simulasi berbasis web yang dirancang untuk memantau&#13;
dan mengontrol kondisi lingkungan budidaya jamur tiram secara otomatis. Sistem&#13;
ini mensimulasikan kerja perangkat keras seperti sensor DHT11, mikrokontroler&#13;
NodeMCU ESP8266, serta aktuator pompa air dan sprinkler. Dengan antarmuka&#13;
interaktif yang menggunakan HTML, CSS (Tailwind), dan JavaScript, ATMICON&#13;
bertujuan menjaga stabilitas suhu (27–30°C) dan kelembaban (80–90%) di dalam&#13;
kumbung, serta menampilkan visualisasi real-time data dan riwayat dalam bentuk&#13;
grafik menggunakan Chart.js. Desain sistem juga mengimplementasikan responsive&#13;
web design agar kompatibel di berbagai perangkat. ATMICON tidak hanya&#13;
berfungsi sebagai alat simulasi, tetapi juga sebagai media edukasi bagi petani&#13;
pemula tentang pentingnya pengendalian lingkungan dalam budidaya jamur,&#13;
membantu mereka memahami konsep smart farming berbasis IoT. Manfaatnya&#13;
mencakup peningkatan efisiensi pengelolaan lingkungan secara simulatif, analisis&#13;
produktivitas dan biaya, serta kemudahan pemantauan kondisi lingkungan melalui&#13;
antarmuka yang intuitif. Dengan pendekatan User-Centered Design (UCD), sistem&#13;
ini diharapkan dapat meningkatkan kegunaan dan penerimaan pengguna, serta&#13;
menjadi dasar bagi pengembangan sistem fisik di masa mendatang.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">005 Pemrograman komputer, program dan data</mods:classification><mods:classification authority="lcc">630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-09-17</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>