<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERANCANGAN OTOMATISASI ASSEMBLY UNTUK&#13;
PENYESUAIAN MESH HASIL RIPPING 3D PADA&#13;
PENGEMBANGAN ADD ON BLENDER</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ninna</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kharisma</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Mesh hasil ripping 3D umumnya tidak mengalami perubahan pada struktur&#13;
geometrisnya, namun belum siap digunakan secara langsung di Blender.&#13;
Permasalahan yang sering terjadi terletak pada konfigurasi teknis mesh, seperti&#13;
pengaturan UV map yang belum sesuai serta node material dan alpha transparansi&#13;
yang belum terhubung dengan benar. Kondisi tersebut mengharuskan pengguna&#13;
melakukan penyesuaian secara manual melalui antarmuka node satu per satu.&#13;
Proses manual ini memerlukan banyak tahapan, bersifat repetitif, dan berdampak&#13;
pada rendahnya efisiensi workflow, terutama ketika jumlah objek mesh yang&#13;
diproses cukup banyak.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem otomatisasi Assembly&#13;
untuk penyesuaian mesh hasil ripping 3D berbasis add-on Blender. Metode&#13;
penelitian yang digunakan adalah pengembangan perangkat lunak yang meliputi&#13;
tahap perancangan sistem, implementasi add-on berbasis Blender Python API, serta&#13;
pengujian fungsionalitas sistem menggunakan metode Black Box Testing. Add-on&#13;
yang dirancang mampu melakukan penyesuaian konfigurasi UV map,&#13;
penyambungan alpha pada material, serta penataan objek mesh secara otomatis&#13;
dalam satu kali proses. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa add-on ini mampu meningkatkan&#13;
efisiensi proses penyesuaian mesh hasil ripping 3D tanpa mengubah struktur&#13;
geometris mesh. Proses yang sebelumnya membutuhkan waktu relatif lama dapat&#13;
diselesaikan secara lebih cepat melalui satu kali interaksi. Add-on ini dapat&#13;
dimanfaatkan oleh pengguna Blender, khususnya kreator 3D yang melakukan&#13;
pengolahan aset hasil ripping. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan fitur&#13;
tambahan untuk mendukung penyesuaian konfigurasi mesh yang lebih kompleks.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">006 Metode komputer khusus</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>