TY - THES Y1 - 2025/08/20/ PB - Universitas AMIKOM Yogyakarta UR - https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32351/ TI - PERAN DEEPSEEK DALAM MENJADIKAN CHINA SEBAGAI PUSAT INOVASI KECERDASAN BUATAN DUNIA AV - restricted A1 - Priambodo, Teguh ID - universitasamikomyogyakarta32351 N2 - China memandang kecerdasan buatan tidak hanya sebagai inovasi teknologi semata, tetapi cyber power dan soft power untuk menyusun agenda, narasi, menarik kerja sama negara lain, dan menyebarkan nilai-nilai negaranya kepada dunia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perspektif hubungan internasional mengenai kecerdasan buatan sebagai domain baru dalam perebutan kekuasan dan penyebaran pengaruh dengan teori cyber power dan soft power. Penelitian ini berusaha menjawab bagaimana penggunaan DeepSeek dapat mempengaruhi China dalam menjadi pusat inovasi kecerdasan buatan dunia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian process tracing, data sekunder, dan teknik analisis interpretatif. Penelitian ini mencakup pembahasan mengenai pengembangan DeepSeek, strategi China dalam menjadi pusat inovasi kecerdasan buatan dunia, dan dampak DeepSeek terhadap perluasan pengaruh China pada dunia. Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa China mendukung pengembangan kecerdasan buatan di negaranya mulai dari menyiapkan infrastruktur teknologi yang memadai seperti yang tertuang dalam inisiasi New Generations Artificial Intelligence Development Plan, National IC Plan, dan Made in China 2025. China mengintegrasikan kecerdasan buatan pada setiap kebijakan luar negeri seperti DSR-BRI, BRICS, SDGs, ekosistem kendaraan listrik, Capacity-Building of Artificial Intelligence, dan Global Artificial Intelligence Governance untuk memperluas pengaruh dunia terkait pengembangan kecerdasan buatan. Selain itu, dengan soft power, China berkomitmen terhadap tata kelola dan pusat inovasi kecerdasan buatan dunia. M1 - bachelor KW - Kecerdasan buatan KW - DeepSeek KW - China KW - cyber power KW - dan soft power KW - artificial intelligence. ER -