<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERAN DEEPSEEK DALAM MENJADIKAN CHINA SEBAGAI PUSAT&#13;
INOVASI KECERDASAN BUATAN DUNIA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Teguh</mods:namePart><mods:namePart type="family">Priambodo</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>China memandang kecerdasan buatan tidak hanya sebagai inovasi teknologi&#13;
semata, tetapi cyber power dan soft power untuk menyusun agenda, narasi, menarik&#13;
kerja sama negara lain, dan menyebarkan nilai-nilai negaranya kepada dunia.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perspektif hubungan internasional&#13;
mengenai kecerdasan buatan sebagai domain baru dalam perebutan kekuasan dan&#13;
penyebaran pengaruh dengan teori cyber power dan soft power. Penelitian ini&#13;
berusaha menjawab bagaimana penggunaan DeepSeek dapat mempengaruhi China&#13;
dalam menjadi pusat inovasi kecerdasan buatan dunia. Penelitian ini menggunakan&#13;
metode penelitian process tracing, data sekunder, dan teknik analisis interpretatif.&#13;
Penelitian ini mencakup pembahasan mengenai pengembangan DeepSeek, strategi&#13;
China dalam menjadi pusat inovasi kecerdasan buatan dunia, dan dampak&#13;
DeepSeek terhadap perluasan pengaruh China pada dunia. Temuan dari penelitian&#13;
ini menunjukan bahwa China mendukung pengembangan kecerdasan buatan di&#13;
negaranya mulai dari menyiapkan infrastruktur teknologi yang memadai seperti&#13;
yang tertuang dalam inisiasi New Generations Artificial Intelligence Development&#13;
Plan, National IC Plan, dan Made in China 2025. China mengintegrasikan&#13;
kecerdasan buatan pada setiap kebijakan luar negeri seperti DSR-BRI, BRICS,&#13;
SDGs, ekosistem kendaraan listrik, Capacity-Building of Artificial Intelligence, dan&#13;
Global Artificial Intelligence Governance untuk memperluas pengaruh dunia&#13;
terkait pengembangan kecerdasan buatan. Selain itu, dengan soft power, China&#13;
berkomitmen terhadap tata kelola dan pusat inovasi kecerdasan buatan dunia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">327 Hubungan internasional</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-08-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>