eprintid: 32344 rev_number: 18 eprint_status: archive userid: 12 dir: disk0/00/03/23/44 datestamp: 2026-07-23 07:21:34 lastmod: 2026-07-23 07:21:34 status_changed: 2026-07-23 07:21:34 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Marwa, Enrico Raphael Joshua creators_nim: 21.95.0271 contributors_name: Kuswardini, Seftina corp_creators: Universitas AMIKOM Yogyakarta title: TRATEGI HEDGING INDONESIA DI ANTARA AMERIKA SERIKAT DAN TIONGKOK PADA SEKTOR SEMIKONDUKTOR ispublished: pub subjects: 300.320.327 divisions: hi full_text_status: restricted keywords: Hedging, Semikonduktor, Rivalitas Amerika Serikat-Tiongkok, Kebijakan Luar Negeri Indonesia, Resource-Based Hedging. abstract: Persaingan teknologi antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada sektor semikonduktor telah mengubah struktur rantai pasok global secara signifikan, menciptakan tantangan sekaligus peluang strategis bagi negara-negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan dan bentuk implementasi strategi hedging Indonesia dalam menavigasi rivalitas kedua kekuatan besar tersebut guna mengamankan kepentingan teknologi nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka serta mengadopsi kerangka konseptual Comprehensive Hedging Framework dari Alfred Gerstl. Kerangka ini digunakan untuk membedah persepsi risiko dan peluang para elite kebijakan serta manifestasinya dalam kebijakan luar negeri dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi hedging Indonesia lahir dari perhitungan yang matang. Hal ini didasari oleh cara pandang elite dalam negeri yang melihat situasi dari dua sisi sekaligus. Tiongkok dipandang memiliki nilai strategis tinggi dalam aspek pragmatisme ekonomi, khususnya untuk penyediaan modal cepat dan infrastruktur industri, sedangkan Amerika Serikat dinilai krusial sebagai penyeimbang keamanan dan penyedia standar teknologi global yang mapan. Implementasi strategi ini terwujud melalui manuver ganda yang saling melengkapi: Indonesia melakukan keterlibatan ekonomi (limited bandwagoning) dengan Tiongkok melalui percepatan hilirisasi silika dan pengembangan kawasan industri, namun secara simultan melakukan pengikatan (binding-engagement) dengan Amerika Serikat melalui kerja sama pengembangan sumber daya manusia dan diversifikasi teknologi untuk mencegah ketergantungan tunggal atau lock-in. Temuan ini juga menyoroti karakteristik unik strategi Indonesia berupa resourcebased hedging, yang memanfaatkan kontrol atas bahan baku kritis sebagai daya tawar utama, berbeda dengan pendekatan berbasis insentif fiskal yang umum diterapkan negara tetangga. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga otonomi strategis Indonesia, memungkinkan negara menyerap investasi dari kedua belah pihak tanpa terjebak dalam keberpihakan blok yang kaku. date: 2026-02-06 date_type: published institution: Universitas AMIKOM Yogyakarta department: Fakultas Ekonomi & Sosial thesis_type: bachelor thesis_name: skripsi citation: Marwa, Enrico Raphael Joshua (2026) TRATEGI HEDGING INDONESIA DI ANTARA AMERIKA SERIKAT DAN TIONGKOK PADA SEKTOR SEMIKONDUKTOR. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta. document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32344/1/COVER.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32344/9/BAB%20I.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32344/2/BAB%20I.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32344/3/BAB%20II.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32344/4/BAB%20III.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32344/5/BAB%20IV.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32344/6/BAB%20V.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32344/8/Daftar%20Pustaka.pdf