<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>NALISIS STRATEGI POLITIK GLOBAL TIONGKOK DALAM&#13;
MENDUKUNG PALESTINA PADA TAHUN 2021-2025</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Resamita</mods:namePart><mods:namePart type="family">Jamal</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>ukungan konsisten Tiongkok terhadap Palestina (2021–2025) merupakan&#13;
manifestasi instrumental dari Kepentingan Nasional Tiongkok, yang didefinisikan&#13;
dalam terminologi Kekuasaan Normatif Hans J. Morgenthau. Isu Palestina menjadi&#13;
arena strategis low-cost, high-impact bagi Tiongkok untuk memperoleh pengakuan&#13;
sebagai responsible great power dan pemimpin alternatif di tengah rivalitas&#13;
sistemik dengan Amerika Serikat. Strategi instrumental ini terwujud melalui&#13;
konsistensi diplomasi multilateral di PBB, kritik tajam terhadap standar ganda&#13;
Barat, peran mediasi regional (misalnya rekonsiliasi Fatah-Hamas) serta bantuan&#13;
kemanusian. Penelitian ini, menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis&#13;
dengan kerangka Teori Kepentingan Nasional Morgenthau, membuktikan bahwa&#13;
dukungan ini adalah strategi rasional Tiongkok untuk membangun kekuasaan nonmaterial&#13;
yang tersusun dari tiga dimensi: 1. Tiongkok memanfaatkan isu Palestina&#13;
untuk membangun prestige sebagai aktor yang andal dan konsisten di forum&#13;
multilateral, 2. Retorika anti-kolonialisme dan distribusi bantuan kemanusiaan&#13;
digunakan untuk memperkuat otoritas moral-nya di mata Global South, 3.&#13;
Keberhasilan mediasi regional dan advokasi di Majelis Umum PBB berkontribusi&#13;
pada perolehan legitimasi sebagai kekuatan besar yang bertanggung jawab dan&#13;
pemimpin alternatif dalam tatanan dunia multipolar.&#13;
Dukungan terhadap Palestina adalah bagian dari kompetisi proksi normatif&#13;
Tiongkok untuk merebut normative leadership dan merekonstruksi tatanan global&#13;
multipolar sesuai kepentingan nasionalnya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">327 Hubungan internasional</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-23</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>