<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS GASTRODIPLOMASI TURKI MELALUI YUNUS EMRE INSTITUTE&#13;
(YEE) TERHADAP AFRIKA SELATAN TAHUN 2022 – 2025&#13;
SKRIPSI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Febriola Sherly Hapsari</mods:namePart><mods:namePart type="family">Permana</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi gastrodiplomasi yang &#13;
diimplementasikan oleh Yunus Emre Institute (YEE) di Johannesburg, Afrika Selatan, pada&#13;
periode 2022-2025 sebagai instrumen soft power untuk memperkuat nation branding dan&#13;
hubungan bilateral. Dengan menggunakan kerangka teori gastrodiplomasi Juyang Zhang yang&#13;
mencakup dimensi citra diri, pesan, strategi, ketertarikan emosional, dan kompetisi global,&#13;
penelitian kualitatif deskriptif ini membedah transformasi kuliner menjadi medium komunikasi&#13;
diplomatik yang efektif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa melalui inisiatif seperti&#13;
Turkish Cuisine Week, kelas memasak kolaboratif, serta integrasi kampanye kemanusiaan dan&#13;
keberlanjutan (Zero Waste), YEE berhasil menciptakan "infrastruktur afektif" yang&#13;
mendukung peningkatan volume perdagangan bilateral hingga melampaui $2 miliar. Selain&#13;
dampak ekonomi, strategi ini memfasilitasi koordinasi politik tingkat tinggi dalam forum Joint&#13;
Economic and Trade Commission (JETCO) serta Bi-National Commission (BNC), sekaligus&#13;
memperkuat dukungan timbal balik di forum internasional seperti Mahkamah Internasional&#13;
(ICJ). Hal tersebut menjadi transisi dari kegiatan berbasis acara menuju institusionalisasi&#13;
melalui rencana pembangunan sekolah gastronomi permanen pada tahun 2025&#13;
mempermanenkan pengaruh budaya Turki, sehingga mempermudah pencapaian agenda&#13;
diplomasi jalur pertama melalui penguatan legitimasi dan goodwill publik di Afrika Selatan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">327 Hubungan internasional</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>