<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS INTERREGIONALISME DALAM  &#13;
KERJASAMA IKLIM DAN ENERGI BERSIH ANTARA  &#13;
UNI EROPA DAN INDIA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hafidz Dwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kurniawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini menganalisis dinamika interregionalisme dalam kerja sama &#13;
iklim dan energi bersih antara Uni Eropa dan India sebagai dua aktor strategis yang&#13;
memiliki kepentingan besar dalam transisi energi global. Melalui pendekatan&#13;
kualitatif dengan analisis deskriptif, penelitian ini mengevaluasi bagaimana&#13;
interregionalisme berfungsi sebagai kerangka yang memperkuat dialog kebijakan,&#13;
transfer teknologi, serta koordinasi program berbasis keberlanjutan. Kajian ini&#13;
menyoroti peran Uni Eropa sebagai promotor utama transformasi hijau dan India&#13;
sebagai kekuatan ekonomi berkembang dengan kebutuhan energi yang terus&#13;
meningkat. Interregionalisme memungkinkan kedua pihak memanfaatkan&#13;
kombinasi kapasitas teknis, legitimasi internasional, dan kepentingan geopolitik&#13;
untuk menciptakan agenda bersama yang lebih terstruktur. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa kerja sama ini tidak hanya meningkatkan integrasi kebijakan&#13;
energi bersih, tetapi juga memperluas ruang kolaborasi melalui forum seperti EU–&#13;
India Clean Energy and Climate Partnership (CECP), proyek energi terbarukan,&#13;
efisiensi energi, serta inovasi teknologi rendah karbon. Selain itu, interregionalisme&#13;
memperkuat peran kedua kawasan dalam tata kelola iklim global melalui&#13;
mekanisme dialog strategis, harmonisasi standar, dan peningkatan investasi hijau.&#13;
Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menunjukkan bagaimana&#13;
interregionalisme dapat menjadi instrumen efektif untuk mewujudkan kepentingan&#13;
bersama di sektor iklim dan energi bersih.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">327 Hubungan internasional</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-12-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>