<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISA IMPLEMENTASI TRANSFER LEARNING MOBILENETV3 &#13;
TERHADAP VARIASI FINE-TUNING TOP LAYER UNTUK &#13;
KLASIFIKASI TANAMAN REMPAH</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ahmad Afif</mods:namePart><mods:namePart type="family">Fawzillah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi citra tanaman &#13;
rempah menggunakan metode Transfer Learning dengan arsitektur MobileNetV3.&#13;
Objek penelitian difokuskan pada empat jenis tanaman rempah yang memiliki&#13;
kemiripan visual, yaitu jahe, kunyit, kencur, dan lengkuas. Tahapan penelitian meliputi&#13;
pengumpulan dataset citra, proses preprocessing berupa resizing, normalisasi piksel,&#13;
dan augmentasi citra, kemudian dilanjutkan dengan perancangan model menggunakan&#13;
beberapa variasi top layer dan strategi pelatihan. Variasi arsitektur yang digunakan&#13;
mencakup perbandingan Flatten dan GlobalAveragePooling2D serta jumlah neuron&#13;
pada fully connected layer sebesar 128 dan 256. Selain itu, strategi pelatihan model&#13;
dilakukan melalui tiga skenario, yaitu pembekuan seluruh lapisan base model, finetuning&#13;
&#13;
parsial dengan membuka sebagian lapisan akhir, serta full fine-tuning pada&#13;
seluruh lapisan jaringan.&#13;
 Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan MobileNetV3 mampu&#13;
menghasilkan performa klasifikasi yang tinggi dengan tingkat akurasi di atas 94% pada&#13;
seluruh skenario. Namun demikian, fine-tuning tidak selalu memberikan peningkatan&#13;
performa yang signifikan, khususnya pada dataset berukuran terbatas, dan pada&#13;
beberapa konfigurasi justru berpotensi menimbulkan overfitting. Analisis lebih lanjut&#13;
menggunakan confidence score menunjukkan bahwa model dengan konfigurasi Flatten&#13;
+ Dense (128) Full Fine-Tuning memiliki tingkat kestabilan prediksi yang lebih baik&#13;
dibandingkan konfigurasi lainnya. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan&#13;
bahwa pemilihan arsitektur top layer, jumlah neuron, serta strategi pelatihan yang tepat&#13;
berperan penting dalam meningkatkan kualitas model. MobileNetV3 terbukti menjadi&#13;
solusi yang efektif dan efisien untuk klasifikasi citra tanaman rempah dengan&#13;
keseimbangan antara akurasi dan kompleksitas model.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">006 Metode komputer khusus</mods:classification><mods:classification authority="lcc">580 Tumbuh-tumbuhan, tanaman, botani, flora</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-27</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>