<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS DATA SERANGAN SIBER BERDASARKAN JENIS DAN TARGET&#13;
SERANGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA  ENSEMBLE RANDOM FOREST</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Deva Prawana</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Dalam ekosistem digital yang semakin rentan terhadap ancaman, kemampuan&#13;
sistem keamanan untuk membedakan antara aktivitas pengguna yang sah dan upaya&#13;
serangan siber menjadi sangat krusial. Penelitian ini mengusulkan implementasi&#13;
algoritma Ensemble Random Forest yang diperkuat dengan teknik optimasi&#13;
Hyperparameter Tuning berbasis Grid Search untuk membangun sistem deteksi&#13;
intrusi jaringan yang handal. Studi ini memanfaatkan dataset Cybersecurity&#13;
Intrusion dengan skenario pengujian yang ketat, membagi data menjadi 80% untuk&#13;
pelatihan dan 20% untuk validasi. Berdasarkan hasil evaluasi komprehensif, model&#13;
yang dikembangkan berhasil mencatatkan akurasi global sebesar 89,68%. Indikator&#13;
kinerja yang paling signifikan adalah tercapainya nilai Precision sebesar 1,00 pada&#13;
kelas intrusi, yang merefleksikan kemampuan model yang sangat selektif dalam&#13;
mengisolasi ancaman tanpa menghasilkan alarm palsu (Zero False Positives) yang&#13;
sering menjadi kendala dalam operasional keamanan. Namun demikian, nilai&#13;
Recall tercatat sebesar 0,77, yang mengindikasikan bahwa model masih&#13;
melewatkan sekitar 23% dari total serangan yang ada (False Negative). Selain itu,&#13;
analisis terhadap fitur dominan mengonfirmasi bahwa frekuensi kegagalan login&#13;
dan skor reputasi IP adalah variabel kunci dalam mendeteksi anomali. Dengan&#13;
demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan optimasi parameter pada&#13;
algoritma Random Forest mampu menghasilkan mekanisme pertahanan yang tidak&#13;
hanya efektif secara statistik, tetapi juga efisien dan stabil untuk diterapkan dalam&#13;
memitigasi risiko serangan siber.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">005 Pemrograman komputer, program dan data</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-25</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>