<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENERAPAN TEKNIK COLOR GRADING PADA SHORT&#13;
VIDEO CINEMATIC OBJEK WISATA GUCI&#13;
KABUPATEN TEGAL</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nahdah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sakinatussyifa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Wisata alam menjadi salah satu objek wisata yang paling diminati karena&#13;
keindahan alamnya yang mampu menyegarkan pikiran sekaligus memperkenalkan&#13;
nilai budaya, nilai pariwisata serta ciri khas daerah Kabupaten Tegal. sebagai&#13;
wilayah di pesisir utara Jawa Tengah, memiliki potensi wisata alam yang besar,&#13;
salah satunya objek wisata pemandian air panas Guci di Kaki Gunung Slamet.&#13;
Namun, media publikasi untuk destinasi ini masih terbatas pada foto dan video&#13;
pendek di media sosial, sehingga promosi belum maksimal. Untuk itu, diperlukan&#13;
inovasi media promosi yang lebih menarik, seperti video cinematic dengan&#13;
penerapan teknik color grading untuk menonjolkan keindahan visual Guci dan&#13;
meningkatkan daya tarik wisatawan.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle&#13;
(MDLC) yang meliputi enam tahap : concept, design, material collecting, assembly,&#13;
testing, dan distribution. Data diperoleh melalui observasi langsung di lokasi wisata&#13;
Guci serta evaluasi menggunakan kuesioner kepada ahli multimedia dan 30&#13;
responden masyarakat Kabupaten Tegal. Proses penerapan color grading dilakukan&#13;
pada tahap pasca-produksi menggunakan penerapan lunak Adobe Premiere Pro&#13;
dengan pengaturan tone, kontras, exposure, highlights, shadows, dan saturation&#13;
untuk menghasilkan visual yang lebih hidup.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik color grading secara&#13;
signifikan meningkatkan kualitas visual video cinematic dengan warna yang lebih&#13;
tajam, cerah, dan menciptakan suasana alami yang sejuk. Sebanyak 83,3 %&#13;
responden dan ahli multimedia menilai color grading sangat penting dalam&#13;
mendukung kualitas visual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan media&#13;
promosi wisata berbasis audiovisual dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah&#13;
daerah, pengelola wisata. Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi teknik&#13;
color grading yang lebih kompleks dengan uji persepsi audiens.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">777 Sinematografi dan videografi</mods:classification><mods:classification authority="lcc">910 Geografi dan perjalanan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-11-19</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>