@phdthesis{universitasamikomyogyakarta32311, author = {Nagisa Zanura}, school = {Universitas AMIKOM Yogyakarta}, title = {ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREVALENSI KETIDAKCUKUPAN KONSUMSI PANGAN}, month = {March}, year = {2026}, abstract = {Prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan merupakan indikator yang digunakan untuk menilai proporsi penduduk yang mengalami ketidakcukupan konsumsi energi pangan selama periode tertentu. Pada tahun 2024 tidak satu pun provinsi di Indonesia yang prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangannya masuk dalam kategori sangat rendah. Pada kategori rendah hanya terdapat 5 provinsi. Sedangkan kategori sedang terdapat 25 provinsi dan kategori tinggi terdapat 7 provinsi. Bahkan masih ada 1 provinsi dalam kategori sangat tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa masalah ketahanan pangan di tingkat nasional belum sepenuhnya teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara fenomena bencana alam cuaca ekstrem, akses infrastruktur pertanian sulit, dan persentase penduduk miskin terhadap prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan di Indonesia pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data cross section yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuaca ekstrem tidak berpengaruh terhadap prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan. Sedangkan akses infrastruktur pertanian sulit dan persentase penduduk miskin berpengaruh signifkan terhadap prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan.}, url = {https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32311/}, keywords = {SDGs, ketidakcukupan konsumsi pangan, cuaca ekstrem, infrastruktur pertanian, penduduk miskin, food consumption inadequacy, extreme weather, agricultural infrastructure, poor population.} }