%X Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis dengan tingkat prevalensi yang terus meningkat di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini terbagi menjadi dua tipe utama, yaitu DM tipe 1 dan tipe 2, yang masing-masing membutuhkan penanganan yang berbeda. Oleh karena itu, klasifikasi yang akurat antara kedua tipe DM sangat penting untuk mendukung diagnosis dini dan intervensi medis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model klasifikasi penyakit Diabetes Mellitus menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Dataset penelitian terdiri dari sejumlah atribut klinis pasien yang telah melalui tahap preprocessing, termasuk penanganan missing values, penghilangan outlier menggunakan Interquartile Range (IQR), normalisasi dengan StandardScaler, dan konversi label menggunakan Label Encoding. Karena jumlah data antar kelas tidak seimbang, diterapkan metode Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) untuk mengatasi masalah ketidakseimbangan kelas. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, precision, recall, F1-score, dan confusion matrix. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model SVM dengan kernel linier memberikan akurasi cukup, yaitu sebesar 73%, dengan nilai F1-score seimbang untuk kedua kelas. Hal ini menunjukkan bahwa model mampu melakukan klasifikasi dengan performa yang baik dan tanpa bias terhadap salah satu kelas. %L universitasamikomyogyakarta32299 %D 2026 %A Ahmed Ibnu Aprianto %T KLASIFIKASI PENYAKIT DIABETES MELLITUS MENGGUNAKAN ALGORITMA SVM %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Diabetes Mellitus, Support Vector Machine, SMOTE, Preprocessing Data, Klasifikasi, Machine Learning, Data Preprocessing, Classification.