<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA LOGISTIC    &#13;
REGRESSION, DECISION TREE, DAN RANDOM FOREST    &#13;
DALAM KLASIFIKASI RISIKO PENYAKIT JANTUNG</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Habib Baitul</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hamdi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di&#13;
dunia yang memerlukan penanganan serius. Deteksi dini sangat krusial untuk&#13;
mencegah fatalitas, namun kompleksitas faktor risiko klinis sering kali menyulitkan&#13;
diagnosis yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan&#13;
membandingkan kinerja model Machine Learning dalam mengklasifikasikan risiko&#13;
penyakit jantung, serta mengidentifikasi fitur medis yang paling berpengaruh&#13;
terhadap prediksi tersebut. Penelitian ini menggunakan dataset sekunder yang&#13;
terdiri dari data rekam medis pasien. Tiga algoritma klasifikasi diterapkan sebagai&#13;
pembanding, yaitu Logistic Regression, Decision Tree, dan Random Forest.&#13;
Tahapan pra-pemrosesan data dilakukan secara komprehensif, meliputi&#13;
penghapusan data duplikat yang menghasilkan 918 data bersih, transformasi data&#13;
menggunakan One-Hot Encoding, pembagian data latih dan uji dengan rasio 80:20,&#13;
serta penskalaan fitur menggunakan Standard Scaler. Evaluasi performa model&#13;
diukur menggunakan metrik Accuracy, Precision, Recall, dan F1-Score. Hasil&#13;
pengujian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memiliki kinerja terbaik&#13;
dibandingkan dua model lainnya, dengan mencatatkan akurasi tertinggi sebesar&#13;
89,67%, precision 91,50%, recall 90,65%, dan F1score 91,07%. Sementa ra itu,&#13;
Logistic Regression memperoleh akurasi sebesar 85,32% dan Decision Tree sebesar&#13;
79,34%. Analisis Feature Importance pada model terbaik mengungkapkan bahwa&#13;
ST Slope (kemiringan gelombanST) dan Oldpeak merupakan variabel yang paling&#13;
dominan dalam memengaruhi hasil prediksi. Berdasarkan hasil tersebut, Random&#13;
Forest direkomendasikan sebagai metode yang efektif untuk membantu tenaga&#13;
medis dalam diagnosis dini penyakit jantung.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">004 Pemrosesan data dan ilmu komputer</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-27</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>