<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERBANDINGAN ALGORITMA LSTM, Bi-LSTM, DAN GRU UNTUK&#13;
PREDIKSI HARGA CRYPTO</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wisnu</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wicaksono</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tingginya Ketidakstabilan harga cryptocurrency seperti Bitcoin&#13;
menciptakan risiko signifikan bagi investor dan institusi keuangan. Model prediksi&#13;
tradisional seringkali gagal menangkap pola data deret waktu yang kompleks dan&#13;
non-stasioner ini. Meskipun model deep learning seperti LSTM, Bi-LSTM, dan&#13;
GRU telah banyak diterapkan, terdapat kebutuhan untuk perbandingan kinerja yang&#13;
komprehensif untuk menentukan arsitektur yang paling optimal dalam&#13;
memprediksi harga aset yang sangat fluktuatif. &#13;
Penelitian ini membandingkan tiga model yaitu LSTM, Bi-LSTM, dan &#13;
GRU. Metode penelitian dimulai dari pengumpulan data harga Bitcoin (BTC) per &#13;
jam periode 2018-2025. Data harga penutupan (Close) kemudian diproses&#13;
menggunakan normalisasi MinMax Scaler dan teknik sliding window dengan time&#13;
step 24 jam. Dataset dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji, kemudian&#13;
ketiga model dievaluasi kinerjanya menggunakan metrik RMSE, MAE, MAPE, dan&#13;
R2 Score. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Bi-LSTM mencapai kinerja&#13;
terbaik dengan tingkat error terendah dengan RMSE 503.49, MAE 331.89, MAPE&#13;
0.39%, dan R² 0.9994. Model LSTM menempati posisi kedua dengan RMSE&#13;
518.03, MAE 343.63, MAPE 0.41%, dan R² 0.9994, sedangkan GRU memiliki&#13;
error tertinggi dengan RMSE 618.01, MAE 441.79, MAPE 0.49%, dan R² 0.9991.&#13;
Menariknya, Bi-LSTM juga terbukti paling efisien dalam pembelajaran (konvergen&#13;
di epoch 19) meskipun paling lambat secara komputasi (13ms/step). Penelitian ini&#13;
memberikan kontribusi praktis bagi investor dan pengembang sistem FinTech&#13;
dalam memilih model prediksi yang paling akurat dan efisien.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">006 Metode komputer khusus</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-28</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>